Jenis: Skripsi & Tesis
272 dokumen ditemukan
Penerapan Teknik Self Management Untuk Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Di SMAS Semen Tonasa
Mustika Rahayu, 2024. Penerapan Teknik Self Management Untuk Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Di SMAS Semen Tonasa. Skripsi, Dibimbing oleh Ahmad Yusuf, dan A. Aztri Fithrayani Alam, Program Studi Bimbingan dan Konseling STKIP Andi Matappa. Penelitian ini menelaah Penerapan Teknik Self Management Untuk Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Di Smas Semen Tonasa. Masalah utama penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah gambaran penerapan Teknik self management untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa di SMAS Semen Tonasa, (2) Bagaimana gambaran tingkat kedisiplinan belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan Teknik self management di SMAS Semen Tonasa, dan (3) Apakah ada pengaruh penerapan teknik self management untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa di SMAS Semen Tonasa. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui gambaran penerapan Teknik self management untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa di SMAS Semen Tonasa, (2) Untuk mengetahui gambaran tingkat kedisiplinan belajar siswa di SMAS Semen Tonasa sebelum dan sesudah penerapan teknik self management, dan (3) Untuk mengetahui apakah ada pengaruh penerapan teknik self management untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa di SMAS Semen Tonasa. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian ekperimen dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini sebanyak 119 siswa dengan sampel penelitian 18 siswa. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampel. Pengumpulan data dengan menggunakan intrumen angket dan observasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial, yaitu z. Hasil penelitian menujukkan bahwa: (1) Gambaran pelaksanaan teknik self management untuk meningkatkan kedisiplinan belajar pada siswa SMAS Semen Tonasa dilakukan dengan berpedoman pada scenario yang telah disusun dan disesuaiakan dengan tahapan teknik self management yang diterapkan. Adapun tahapan-tahapan pelaksanaan teknik self management yaitu: self monitoring, self contracting, dan self control, (2) Gambaran tingkat kedisiplinan belajar siswa SMAS Semen Tonasa sebelum diberikan perlakuan berupa teknik self management berada pada kategori rendah dan setelah diberikan perlakuan teknik self management berada pada kategori tinggi. (3) Penerapan Teknik self management menggunakan konseling kelompok berpengaruh dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SMAS Semen Tonasa. Artinya penggunaan teknik self management ini efektif di gunakan pada siswa di SMAS Semen Tonasa dalam hal meningkatkan kedisiplinan belajar siswa.
Skripsi & TesisPengaruh Model Pembelajaran Tipe Jigsaw Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SDN 21/5 Pundata.
HILDA INDRIANI, 2024, Pengaruh Model Pembelajaran Tipe Jigsaw Terhadap Hasil Belajar Siswa Matematika Kelas V SDN 21/5 Pundata. Skripsi. Dibimbing oleh firdha Razak, S.pd, M.pd dan Drs. H. Muhammad Zaid, M.pd, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa Pangkep. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 21/5 pundata masalah utama penelitian ini adalah: Apakah Terdapat Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SDN 21/5 Pundata. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 21/5 Pundata tahun ajaran 2023/2024 dengan sampel penelitian sebanyak 15 siswa kelas V yang dipilih atas pertimbangan salah satu guru mata pelajaran matematika (saturation sampling). Pengumpulan data menggunakan instrument angket dan tes hasil belajar untuk memperoleh data nilai siswa melalui tes tertulis. Semua data dianalisis dengan analisis statistic deskriptif, statistic inferensial dan analisis regresi sederhana. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw diperoleh nilai rata-rata sebesar 92,66 dengan nilai minimum 77 dan nilai maksimum 100. Berdasarkan hasil analisis inferensial dilakukan pengujian hipotesis dengan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas, linearitas dan uji autokorelasi. Analisis hasil penelitian dengan uji normalitas menunjukkan bahwa nilai hasil tes siswa setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigaw dengan nilai sig>taraf signifikan α=0,54>0,05. Sementara data kedua variabel memiliki hubungan yang linear dengan nilai sig>α=0,09>0,05. Dan tidak terdapat masalah atau gejalah autokorelasi dalam penelitian karena nilai durbin-watson ( d )=1,972>( dU )=1,361 dan durbin-watson ( d )=1,972<( dL)=1,923. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 21/5 Pundata.
Skripsi & TesisPengembangan Sarana Pembelajaran poster digital materi sistem pencernaan hewan dan manusia untuk siswa Kelas V SDN 6 lokkasaile
IBRAHIM, 2023. Pengembangan Media Pembelajaran poster digital materi sistem pencernaan untuk siswa Kelas V SDN 6 lokkasaile. Skripsi. Dibimbing Oleh Ahmad Budi Sutrisno, Dan A.Zam Immawan Alam, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran poster digital yang valid, praktis, dan efektif digunakan untuk pembelajaran ilmu pengatahuan alam materi sistem pencernaan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian R&D (research and development), dengan model pengembangan ADDIE yang memiliki 5 tahap yakni: analysis, design, development, implementation, and evaluation. validasi dilakukan oleh ahli media dan ahli materi, dan diujicobakan kepada 16 siswa kelas V SDN 6 lokkasaile. Hasil penelitian ini adalah terciptanya produk media pembelajaran poster digital yang valid, praktis, dan efektif digunakan untuk pembelajaran ilmu pengatahuan materi sistem pencernaan. Hasil pengujian validasi ahli media yaitu memperoleh presentase sebesar 4,531% dengan kategori “Sangat Valid”. Sedangkan hasil validasi ahli media memperoleh presentase sebesar V% dengan kategori “Sangat Valid”. Hasil uji kepraktisan lembar observasi keterlaksanaan media pembelajaran memperoleh presentase sebesar 3,5% dengan kategori “sebagaian besar terlaksana”. Untuk melihat hasil uji keefektifan yang dilihat dari tes hasil belajar yaitu memperoleh presentase dengan kategori “Sangat Tinggi”. Kemudian dari respon guru memperoleh presentase 95% dengan kategori “sangat praktis”, respon siswa memperoleh presentase 98% dengan kategori “sangat praktis” dan aktifitas siswa memperoleh 37% dengan kategori ( baik ). hal ini menujukkan bahwa media pembelajaran poster digital yang dikembangkan telah bersifat valid, praktis, dan efektif. sehingga layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran untuk pembelajaran ilmu pengetahuan alam, materi sistem pencernaan
Skripsi & TesisPenerapan Metode Latihan Membaca untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas III SDN 31 Tumampua V
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca SDN 31 Tumampua V, dengan menggunakan Metode latihan membaca. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian siswa kelas III SDN 31 Tumampua V yang berjumlah 24 siswa.Instrument penelitian ini menggunakan lembar aktivitas guru dan lembar aktivitas siswa serta soal tes kemampuan membaca berjumlah 10 soal. Kemudian data ini dianalisis dengan menggunakan rumus persentase.Penelitian Tindakan dilakukan dalam dua siklus yang pada tiap siklusnya terdapat empat tahap meliputi 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) observasi, 4) refleksi. Teknik pengumpulan data berupa observasi, tes kemampuan membaca, lembar keterlakasanaan aktivitas guru dan siswa. Hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus dapat disimpulkan bahwa penerapan metode latihan membaca dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas III SDN 31 Tumampua V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode latihan membaca pada mata pelajaran bahasa indonesia terlaksana dengan baik. Hal ini dapat dibuktikan dengan meningkatnya hasil pengamatan aktivitas guru dan aktivitas siswa. Hasil pengamatan aktivitas guru pada siklus I pertemuan 1 sebesar 60% (cukup), pertemuan 2 sebesar 68% (cukup), sedangkan pada siklus II pertemuan 1 sebesar 86% (baik sekali), pertemuan 2 sebesar 97% (baik sekali).Dengan memperoleh nilai hasil tes kemampuan membaca, pada siklus 1 rata-rata nilai 59, 75%,pada siklus II rata-rata nilai yang di capai 84%.
Skripsi & TesisEfektifitas teknik relaksasi otot progresif terhadap stres belajar SMPN 1 Minasatene
A. Wahdinal Fauziah W, 2024. Efektifitas teknik relaksasi otot progresif terhadap stres belajar SMPN 1 Minasatene. Dibimbing oleh Ahmad Yusuf, sebagai pembimbing I dan A.Muh Ramadhan AS sebagai pembimbing II. Program studi Bimbingan dan Konseling, sekolah tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa. Pembahasan yang dibahas pada skripsi ini adalah 1) Bagaimana gambaran teknik relaksasi otot progresif terhadap stres belajar siswa di SMPN 1 Minasatene? 2) Bagaimana gambaran tingkat stres belajar siswa SMPN 1 Minasatene sebelum dan sesudah penerapan teknik relaksasi otot progresif? 3) Apakah ada pengaruh penggunan teknik relaksasi otot progresif terhadap penurunan stres belajar siswa di SMPN 1 Minasatene? Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui bagaimana gambaran pelaksanaan teknik relaksasi otot progresif dalam mengurangi stres belajar siswa di SMPN 1 Minasatene. 2) Untuk mengetahui tingkat stres belajar siswa di SMPN 1 Minasatene sebelum dan sesudah penerapan Teknik Relaksasi Otot Progresif. 3) Untuk mengetahui mengetahui pengaruh penggunaan teknik relaksasi otot progresif terhadap penurunan stres belajar siswa di SMPN 1 Minasatene. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi berjumlah 65 siswa dan jumlah sampel 15 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini angket yang telah diuji validitas dan realibilitas. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis statistik inferensial dengan uji Z. Berdasarkan hasil statistik perhitungan uji Wilcoxon Matchedpairs menggunakan bantuan program SPSS versi 21, maka diperoleh Nilai Z yaitu 3,419 dengan p-value (Asymp Sig. (2-tailed) yaitu 0,001<0.05, sehingga H0 ditolak, Ha diterima maka disimpulkan bahwa terjadi pengaruh yakni penurunan stres belajar siswa setelah mengikuti teknik relaksasi otot progresif. Dalam hal ini Teknik Relaksasi Otot Progresif dapat menurunkan stres belajar siswa pada SMPN 1 Minasatene.
Skripsi & TesisPengembangan Model Layanan Bimbingan Klasikal Dalam Pencegahan Tiga Dosa Besar Pendidikan (Intoleransi, kekerasan seksual dan perundungan) Di SMA Negeri 1 Pangkep
Fadlil Khaery Ahmad, 2024. Pengembangan Model Layanan Bimbingan Klasikal Dalam Pencegahan Tiga Dosa Besar Pendidikan (Intoleransi, kekerasan seksual dan perundungan) Di SMA Negeri 1 Pangkep. Skripsi dibimbing oleh Ahmad Yusuf, dan A.Muh.Ramadhan AS, Program Studi Bimbingan dan Konseling. Penelitian ini menelaah model layanan bimbingan klasikal dalam pencegahan tiga dosa besar pendidikan di SMA Negeri 1 pangkep. Masalah utama penelitian ini adalah : (1) bagaimana bentuk desain model layanan bimbingan klasikal dalam pencegahan tiga dosa besar pendidikan di SMA Negeri 1 Pangke, (2) bagaimana kevalidan dan kepraktisan model layanan bimbingan klasikal dalam pencegahan tiga dosa besar pendidikan di SMA Negeri 1 Pangkep, (3) bagaimana efektivitas model layanan bimbingan klasikal dalam pencegahan tiga dosa besar pendidikan di SMA Negeri 1 Pangkep. Tujuan penelitian ini yaitu untuk : (1) untuk mengetahui bentuk desain model layanan bimbingan klasikal dalam pencegahan tiga dosa besar pendidikan di SMA Negeri 1 Pangkep, (2) untuk mengetahui kevalidan dan kepraktisan model layanan bimbingan klasikal dalam pencegahan tiga dosa besae pendidikan di SMA Negeri 1 Pangkep, (3) untuk mengetahui efektivitas model layanan bimbingan klasikal dalam pencegahan tiga dosa besar pendidikan di SMA Negeri 1 Pangkep. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan peneliian pengembangan (Research and Development) dari Borg and Gall, dengan melibatkan 8 orang subjek. Produk yang dikembangkan Telah diuji oleh 4 orang ahli yaitu ahli materi dan praktisi. Dengan menggunakan instrument berupa wawancara dan angket, adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kualitatif dan kuantitatif, analisis data kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Panduan model layanan bimbingan klasikal dalam pencegahan tiga dosa pendidikan sangat dibutuhkan siswa,mengingat belum terdapat media ataupun panduan sebelumnya yang digunakan oleh konselor di sekolah SMA Negeri 1 Pangkep dalam membantu siswa dalam pencegahan tiga dosa besar pendidikan (intoleransi, kekerasan seksual dan perundungan), (2) Bentuk Panduan model layanan bimbingan klasikal dalam pencegahan tiga dosa pendidikan terdiri dari enam sesi, dilengkapi dengan prosedur pelaksanaan yang cukup jelas, berisi materi yang terkait pencegahan tiga dosa besar pendidikan, serta berisi lembar kerja disetiap akhir sesi, (3) Panduan model layanan bimbingan klasikal dalam pencegahan tiga dosa pendidikan telah melalui uji coba akseptabilitas dan uji validasi oleh dua ahli dan dinyatakan valid serta dapat diterapkan disekolah SMA Negeri 1 Pangkep, (4) Panduan model layanan bimbingan klasikal dalam pencegahan tiga dosa pendidikan dalam pelaksanaanya dikatakan efektif karena berdasarkan pada uji wilcoxon (uji Z) yang telah dilakukan memberikan pengaruh positif terhadap pencegahan tiga dosa besar pendidikan.
Skripsi & TesisPenerapan self-control dalam mengurangi kecanduan penggunaan aplikasi TikTok pada siswa SMP Negeri 2 Labakkang
GLORIA ENJELS KUAGA, 2024. Penerapan self-control dalam mengurangi kecanduan penggunaan aplikasi TikTok pada siswa SMP Negeri 2 Labakkang. Skripsi dibimbing oleh Ahmad Yusuf, S.Pd,M.Pd sebagai pembimbing I dan A. Muh. Ramadhan AS, S.Pd,M.Pd sebagai pembimbing II. Masalah utama penelitian ini adalah: (1) Bagaimana gambaran penerapan Teknik self control dalam mengurangi kecanduan penggunaan aplikasi TikTok pada siswa SMP Negeri 2 Labakkang?, (2) Bagaimana gambaran tingkat kecanduan penggunaan aplikasi TikTok sebelum dan sesudah penerapan teknik self control pada siswa SMP Negeri 2 Labakkang?, (3) Apakah ada pengaruh penerapan Teknik self control dalam mengurangi kecanduan penggunaan aplikasi TikTok pada siswa SMP Negeri 2 Labakkang?. Tujuan penelitian ini yaitu untuk: (1) Untuk mengetahui gambaran tingkat sebelum dan sesudah penerapan self control dalam mengurangi kecanduan penggunaan aplikasi TikTok pada siswa SMP Negeri 2 Labakkang, (2) Untuk mengetahui gambaran penerapan Teknik self control dalam mengurangi kecanduan penggunaan aplikasi TikTok pada siswa SMP Negeri 2 Labakkang, (3) Untuk mengetahui pengaruh penerapan self control dalam mengurangi kecanduan penggunaan aplikasi TikTok pada siswa SMP Negeri 2 Labakkang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif melalui pendekatan eksperimen terhadap 10 sampel penelitian yang merupakan siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Labakkang. Jumlah populasi pada penelitian ini 89 siswa, dan sampel sebanyak 10 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen angket dan observasi. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial, yaitu uji-Z. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) Tingkat kecanduan penggunaan aplikasi TikTok sebelum penerapan teknik self control pada siswa berada pada kategori sangat tinggi dan setelah penerapan teknik self control pada kecanduan penggunaan aplikasi TikTok berada pada kategori rendah, (2) Gambaran penerapan teknik self control di SMP Negeri 2 Labakkang dilakukan menggunakan layanan bimbingan kelompok dengan teknik self control yang dalam mengurangi kecanduan penggunaan aplikasi TikTok yang dilakukan sebanyak 6 kali pertemuan dengan pedoman pada skanario yang telah disusun dan disesuaikan dengan langkah-langkah self control yang diterapkan, (3) Penerapan teknik self control menggunakan konseling kelompok berpengaruh dalam mengurangi kecanduan penggunaan aplikasi TikTok pada siswa SMP Negeri 2 Labakkang. Artinya penggunaan self control ini efektif digunakan pada siswa di SMP Negeri 2 Labakkang dalam hal mengurangi kecanduan penggunaan aplikasi TikTok.
Skripsi & TesisPenerapan Konseling Realita Terhadap Kepercayaan Diri Siswa Di SMA Negeri 3 Pangkep
INDASARI, 2024. Penerapan Konseling Realita Terhadap Kepercayaan Diri Siswa Di SMA Negeri 3 Pangkep. Dibimbing oleh: Andi Aztri Fithrayani Alam, sebagai pembimbing 1 dan Ahmad Yusuf sebagai pembimbing 2. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “1) Bagaimana gambaran penerapan konseling realitas dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa di SMA Negeri 3 Pangkep? 2) Bagaimana gambaran tingkat kepercayaan diri sebelum dan sesudah penerapan konseling realitas di SMA Negeri 3 Pangkep? 3) Apakah ada peningkatan kepercayaan diri siswa setelah diberikan konseling realitas di SMA Negeri 3 Pangkep? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Untuk mengetahui gambaran penerapan konseling realitas dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa di SMA Negeri 3 Pangkep. 2) Untuk mengetahui gambaran tingkat kepercayaan diri sebelum dan sesudah penerapan konseling realitas di SMA Negeri 3 Pangkep. 3) Untuk mengetahui apakah ada peningkatan kepercayaan diri siswa setelah diberikan konseling realitas di SMA Negeri 3 Pangkep. Sampel penelitian sebanyak 31 orang siswa di SMA Negeri 3 Pangkep. Pendekatan penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dan jenis penelitiannya adalah penelitian kuantitatif. Untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa: 1) Gambaran penerapan konseling realitas dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa di SMA Negeri 3 Pangkep yaitu terlihat ada peningkatan kepercayaan diri setelah tiga kali pemberian konseling realita dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa 2) Efektivitas pelaksanaan konseling realita dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa SMA Negeri 3 meningkat disetiap pertemuan, hal ini terbukti dari hasil observasi yang dilakukan dimana pada pertemuan pertama berada pada kategori sedang dan meningkat pada kategori tinggi dipelaksanaan kedua dan pada pertemuan ketiga pelaksanaan konseling realita meningkat menjadi sangat tinggi, atau antusias dalam mengikuti kegiatan konseling realita. 3) Ada peningkatan kepercayaan diri siswa setelah diberikan konseling realitas di SMA Negeri 3 Pangkep hal ini terbukti dari hasil angket sebelum diberikan konseling realita terdapat 25 orang siswa atau 80,64% siswa berada pada kategori sedang dan meningkat setelah diberikan konseling realita yaitu 25 orang siswa berada pada kategori tinggi, dan observasi pada saat pemberian konseling realita terlihat bahwa pada awal pertemuan terdapat siswa yang tidak antusias dalam mengikuti konseling realita dan meningkat pada pertemuan ketiga yaitu siswa mulai antusias dalam mengikuti kegiatan konseling realita. Hal ini juga diperkuat dari hasil uji hipotesis diperoleh thitung > - ttabel, yaitu 7.627 > 0,05. Sehingga hipotesis diterima. Artinya pada tingkat kepercayaan 99% pernyataan bahwa Penerapan konseling realita dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa SMA Negeri 3 Pangkep, dapat diterima.
Skripsi & TesisPenerapan teknik self talk untuk meningkatkan kesadaran diri siswa pada SMP Negeri 3 Minasatene
SUKMAWATI, 2024. Penerapan teknik self talk untuk meningkatkan kesadaran diri siswa pada SMP Negeri 3 Minasatene. Dibimbing oleh: Ibu Nurhidayatullah D, sebagai pembimbing 1 dan Bapak A. Muh. Ramadhan, sebagai pembimbing 2. Rumusan dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimanakah kesadaran diri siswa sebelum penerapan teknik self talk di SMP Negeri 3 Minasatene? 2) Bagaimanakah kesadaran diri siswa setelah penerapan teknik self talk di SMP Negeri 3 Minasatene? 3) Apakah teknik self talk dapat meningkatkan kesadaran diri pada siswa SMP Negeri 3 Minasatene? Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui kesadaran diri siswa sebelum penerapan teknik self talk di SMP negeri 3 Minasatene. 2) Untuk mengetahui kesadaran diri siswa setelah penerapan teknik self talk di SMP Negeri 3 Minasatene. 3) Untuk mengetahui apakah teknik self talk dapat meningkatkan kasadaran diri pada siswa SMP Negeri 3 Minasatene. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dengan sampel penelitian sebanyak 10 siswa. Pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen, hipotesis dalam penelitian yang berbunyi “1) Kesadaran diri siswa sebelum penerapan teknik self talk di SMP Negeri 3 Minasatene tidak baik. 2) Kesadaran diri siswa setelah penerapan teknik self talk di SMP Negeri 3 Minasatene baik. 3) Teknik self talk dapat meningkatkan kesadaran diri pada siswa SMP Negeri 3 Minasatene sangat baik. Dapat ditarik kesimpulan bahwa: 1) Kesadaran diri siswa sebelum penerapan teknik self talk di SMP Negeri 3 Minasatene berada pada kategori “Rendah”.2) Kesadaran diri setelah penerapan teknik self talk di SMP Negeri 3 Minasatene meningkat menjadi “Sangat Tinggi”. 3) Teknik self talk dapat meningkatkan kesadaran diri pada siswa SMP Negeri 3 Minasatene, dimana kelebihan teknik self talk untuk menyelesaikan permasalahan yang masih tertunda dan belum bisa diselesaikan, maka dengan teknik ini terlihat bahwa siswa SMP Negeri 3 Minasatene mengalami peningkatakan kesadaran diri setelah mengikuti teknik self talk.
Skripsi & TesisPenerapan Model Pembelajaran Time Token berbantuan Sarana Canva Untuk Meningkatkan Keaktifan Berbicara siswa SDN 24 Taraweang
Aprilia Ningsih, 2024. Penerapan Model Pembelajaran Time Token berbantuan Media Canva Untuk Meningkatkan Keaktifan Berbicara siswa SDN 24 Taraweang. Skripsi dibimbing oleh A.Aztri Fithrayani Alam dan Vivi Rosida Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini menelaah Penerapan Model Pembelajaran Time Token berbantuan Media Canva Untuk Meningkatkan Keaktifan Berbicara siswa SDN 24 Taraweang. Tujuan penelitian ini yaitu : mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran time token berbantu objek canva dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan keaktifan berbicara peserta didik, khususnya pada siswa kelas V SDN 24 Taraweang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (ptk) terhadap 18 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas V di SDN 24 Taraweang. Pengumpulan data dengan menggunakan tes kemampuan berbicara dan observasi keterlaksanaan pembelajaran. siklus yang dirancang untuk mengamati, merencanakan, bertindak, dan merefleksikan hasil dari tindakan yang dilakukan. Setiap siklus biasanya terdiri dari beberapa tahap, termasuk pengumpulan data yang penting untuk evaluasi dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Hasil adanya menunjukkan pada siklus I pemahaman siswa rata-rata nilai keterampilan pada siklus I pertemuan I,II,III mencapai 47,41 dengan kategori buruk.Penerapan model time token menunjukkan peningkatan keaktifan berbicara siswa setelah di berikan Tindakan pada siklus II. Peningkatan keaktifan berbicara siswa ditunjukkan dengan peningkatan perolehan rata-rata nilai pada siklus II mencapai 82,86 sehingga dapat disimpulkan bahwa model pmbelajaran time token berbantuan media canva dapat membuat keaktifan berbicara siswa meningkat.
Skripsi & TesisAnalisis Kemampuan Literasi Numerasi Peserta Didik Ditinjau Dari Gender di SMPN 1 Mandalle
SARI, WANDA MAULIDYA (2024). Analisis Kemampuan Literasi Numerasi Peserta Didik Ditinjau dari Gender di SMPN 1 Mandalle. Skripsi. Program Studi Pendidikan Matematika, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa Pangkep. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kemampuan literasi numerasi peserta didik ditinjau dari gender di SMPN 1 Mandalle pada materi Aljabar. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMPN 1 Mandalle tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 11 orang, terdiri dari 5 peserta didik laki-laki dan 6 peserta didik perempuan. Instrumen pengumpulan data berupa tes kemampuan literasi numerasi berbentuk uraian (essay) sebanyak 6 butir soal yang disusun berdasarkan indikator literasi numerasi, serta didukung oleh lembar observasi dan pedoman wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif dengan menghitung nilai rata-rata, persentase, dan kualifikasi tingkat kemampuan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata tes kemampuan literasi numerasi peserta didik berada pada angka 63,67 dengan nilai tertinggi 90 dan nilai terendah 29. Berdasarkan analisis ketuntasan hasil belajar, terdapat 3 peserta didik yang dinyatakan tuntas (nilai $\ge$ 80), yaitu 1 orang peserta didik laki-laki (nilai 90), 1 orang peserta didik perempuan (nilai 90), dan 1 orang peserta didik perempuan lainnya (nilai 80). Secara keseluruhan, kemampuan literasi numerasi antara peserta didik laki-laki dan peserta didik perempuan cenderung seimbang dan menunjukkan karakteristik yang serupa. Baik peserta didik laki-laki maupun perempuan yang berkemampuan tinggi mampu memenuhi indikator literasi numerasi dengan sangat baik, meliputi kemampuan menggunakan simbol, menganalisis informasi dari grafik/tabel/diagram, serta menyimpulkan hasil penyelesaian masalah secara tepat.
Skripsi & TesisPenerapan Model Pembelajaran Time Token Berbantuan Sarana Canva untuk Meningkatkan Keaktifan Berbicara Siswa Kelas V SDN 24 Taraweang
Nuraena, 2024. Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Deskriptif Melalui Model Pembelajaran Berbasis Proyek Pada Siswa Kelas V SDN 11 KALUKALUKUANG. Skripsi dibimbing oleh Shyam Sarjani Alam dan Khaerun nisa’a Tayyibu, Program Studi Pendidikan Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk meningkatkan kemampuan Menulis Teks Deskriptif siswa kelas V SDN 11 KALUKALUKUANG melalui model pemelajaran berbasis proyek. Masalah utama penelitian ini adalah: Pembelajaran kemampuan menulis teks deskriptif masih rendah. Sehingga perlu adanya model pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan kemampuan menulis teks deskriptif. Model yang digunakan yaitu model pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan kemampuan menulis teks deskriptif siswa kelas V SDN 11 KALUKALUKUANG. Penelitian ini dilakukan terhadap 14 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas V SDN 11 KALUKALUKUANG. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen dan observasi. Analisis data dengan tes kemampuan menulis teks deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Kemampuan menulis teks deskriptif siswa kelas V SDN 11 KALUKALUKUANG sebelum diberi soal tes kemampuan menulis teks deskriptif berada pada kategori cukup, (2) Kemampuan berhitung permulaan siswa kelas V mengalami peningkatan setelah diberikan soal tes kemampuan menulis teks deskriptif menggunakan model pembelajaran berbasis proyek persentase 85% yang berada pada kategori baik.
Skripsi & TesisPenerapan Teknik Konseling Logoterapi Dalam Meningkatkan Perilaku Self Acceptance Siswa Di SMPN 1 Pangkajene
MIFTAHUL JANNAH. 2023. Penerapan Teknik Konseling Logoterapi Dalam Meningkatkan Perilaku Self Acceptance Siswa Di SMPN 1 Pangkajene. Dibimbing Oleh bapak A. Muh. Ramadhan As, S.Pd., M.Pd Sebagai pemimping 1 dan Bapak Ahmad Yusuf, S.Pd., M.Pd Sebagai pembimbing 2. Program Studi Bimbingan Konseling, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa. Masalah yang di bahas dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana gambaran penerapan teknik konseling logoterapi dalam meningkatkan perilaku self acceptance siswa SMP Negeri 1 Pangkajene? 2) Bagaimana gambaran tingkat perilaku self acceptance siswa SMP Negeri 1 Pangkajene sebelum dan sesudah mendapat konseling logoterapi? 3) Apakah ada pengaruh penerapan teknik konseling logoterapi dapat meningkatkan self acceptance siswa SMP Negeri 1 Pangkajene?. Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui gambaran penerapan teknik konseling logoterapi dalam meningkatkan perilaku self acceptance siswa SMP Negeri 1 Pangkajene. 2) Untuk mengetahui gambaran tingkat perilaku self acceptance siswa SMP Negeri 1 Pangkajene sebelum dan sesudah mendapat konseling logoterapi. 3) Untuk mengetahui pengaruh teknik konseling logoterapi dapat meningkatkan self acceptance siswa SMP Negeri 1 Pangkajene. Jenis penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen, dimana jumlah populasi berjumlah 338 siswa dan jumlah sampel 15 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan instrument angket yang telah diuji validitas dan reabilitas. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Berdasarkan tabel perbandingan hasil analisis angket pre-test dan post-test self acceptance Siswa di SMP Negeri 1 Pangkajene menunjukkan bahwa dari 15 Siswa, hasil nilai keseluruhan pre-test self acceptance yaitu 687 dan setelah diberikan perlakuan dengan menerapkan teknik konselig logoterapi, hasil nilai keseluruhan post-test self acceptance siswa SMP Negeri 1 Pangkajene mengalami peningkatan menjadi 1310. Berdasarkan hasil statistik perhitungan uji Wilcoxon Matched pairs menggunakan bantuan program SPSS, maka diperoleh Nilai Z yaitu 3.032 dengan p-value (Asymp Sig. (2-tailed)), yaitu 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak, maka disimpulkan bahwa terjadi peningkatan self acceptance Siswa setelah mengikuti layanan konseling kelompok dengan penerapan teknik konseling logoterapi. Hal ini berarti bahwa penerapan teknik konseling logoterapi dapat meningkatkan self acceptance siswa di SMP Negeri 1 Pangkajene.
Skripsi & TesisPenerapan teknik self management untuk mengurangi kecanduan game onine SMK Negeri 6 Pangkep
Ardillah, 2023. Penerapan teknik self management untuk mengurangi kecanduan game onine SMK Negeri 6 Pangkep. Dibimbing oleh: Salmiati sebagai pembimbing 1 dan Ahmad yusuf sebagai pembimbing 2, program studi bimbingan dan konseling. Penelitian ini menelaah Penerapan teknik self management untuk mengurangi kecanduan game online SMK Negeri 6 Pangkep dengan rumusan masalah: (1) Bagaimana gambaran pelaksanaan teknik self management dalam mengurangi perilaku kecanduan game online? (2) Bagaimana gambaran tingkat kecanduan game online sebelum dan sesudah penerapan teknik sef management? (2) Apakah ada pengaruh penerapan teknik self management dalam mengurangi kecanduan game online? Dengan tujuan: (1) Untuk mengetahui gambaran pelaksanaan teknik self management dalam mengurangi perilaku kecanduan game online? (2) Untuk mengetahui gambaran tingkat kecanduan game online sebelum dan sesudah penerapan teknik self management? (3) Untuk mengetahui pengaruh penerapan teknik self management dalam mengurangi kecanduan game online? Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif, Penelitian kuantitatif ini memerlukan studi pada sampel dari populasi dan sangat bergantung pada data numerik dan analisis statistik. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan angket. Adapun teknik analisis data yang digunakan untuk membuktikan hipotesis adalah uji wilcoxon signed rank test. Hasil penlitian menunjukan bahwa: (1) gambaran pelaksanaan teknik self management dalam mengurangi perilaku kecanduan game online (2) gambaran tingkat kecanduan game online bisa dilihat sebelum diberi teknik self management kecanduan game siswa tinggi, setelah diberi teknik self management kecanduan game siswa menurun. (3) setelah melakukan uji coba ada pengaruh pelaksanaan teknik self management untuk mengurangi kecanduan game online siswa SMK Negeri 6 Pangkep.
Skripsi & TesisPenerapan Sarana Pembelajaran Audiovisual Interaktif Melalui Aplikasi Canva dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada mata Pelajaran IPAS Kelas V di SD Negeri 38 Tamarupa
Lita Armila Putri, 2023. Penerapan media pembelajaran multimedia interaktif melalui aplikasi canva dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V di SD negeri 38 Tamarupa. Skripsi dibimbing oleh Amrullah Mahmud dan A. Jaya Alam Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang bersifat penelitian tindakan kelas (PTK) yang menelaah tentang Penerapan media pembelajaran multimedia interaktif melalui aplikasi canva dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS Kelas V di SD Negeri 38 Tamarupa. Masalah utama yang ada dalam penelitian ini adalah: Apakah penerapan media pembelajaran multimedia canva dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPAS pada siswa kelas V SD Negeri 38 Tamarupa. Tujuan dari penelitian ini yaitu: untuk mengkaji Penerapan media pembelajaran multimedia interaktif melalui aplikasi canva dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS Kelas V di SD Negeri 38 Tamarupa. Penelitian ini menggunakan Pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). terhadap 13 subjek siswa kelas V SD Negeri 38 Tamarupa, teknik pengumpulan data menggunakan instrumen observasi, tes serta dokumentasi, analisis data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif penelitian tindakan kelas (PTK), analisis observasi dan tes. Berdasarkan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada siklus 1 pertemuan ke-I sebesar 78% dan pertemuan ke-II sebesar 89% ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada pertemuan ke-II, dan pada hasil belajar siswa pada siklus II pertemuan ke-1 sebesar 93% dan pertemuan ke-2 sebesar 95% menunjukkan peningkatan sebesar 2% pada pertemuan ke-2 dan telah memenuhi KKM. maka hasil penelitian tindakan kelas yang telah di deskripsikan maka dapat di simpulkan bahwa: penerapan media pembelajaran multimedia interaktif melalui aplikasi canva dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS Kelas V di SD Negeri 38 Tamarupa. Ketuntasan hasil belajar siswa dapat diketahui dari hasil tes belajar.
Skripsi & TesisTeknik penerapan Cognitive Restructuring untuk mengurangi perilaku membolos siswa kelas XI di MAN Pangkep
ALMIRA MAHARANI, 2023. Teknik penerapan Cognitive Restructuring untuk mengurangi perilaku membolos siswa kelas XI di MAN Pangkep. Dibimbing oleh: Nurhidayatullah, selaku pembimbing I dan A. Aztri Fitrayani Alam, selaku pembimbing II, Program Studi Bimbingan Dan Konseling, Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa. Masalah yang di bahas dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana gambaran penerapan teknik cognitive restructuring di MAN Pangkep ? 2) Bagaimana gambaran sebelum dan sesudah peneraapan Cognitive Restructuring siswa MAN Pangkep? 3) Apakah penerapan teknik cognitive restructuring dapat mengurangi perilaku membolos siswa di MAN Pangkep? Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) Mengetahui gambaran penerapan teknik cognitive restructuring. 2) mengetahui gambaran sebelum dan sesudah penerapan teknik Cognitive Restructuring dapat mengurangi perilaku membolos siswa MAN Pangkep. 3) untuk mengetahui penerapan pelaksanaan teknik cognitive restructuring dapat mengurangi perilaku membolos siswa di MAN Pangkep. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian eksperimen, dimana jumlah populasi berjumlah 246 siswa dan sampel 25 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan instrument angket yang telah diuji validitasnya dan reabilitasnya. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis statistik inferensial dan uji z. Hasil penelitian menujukkan bahwa: (1) Pelaksanaan teknik cognitive restructuring dilakukan dalam bimbingan kelompok yang terdiri atas 4 tahap yaitu, tahap pembentukan, tahap peralihan, tahap kegiatan terdiri atas: rasional, identifikasi pikiran konseli dalam situasi problem, pengenalan dan latihan coping thought, pindah dari pikiran-pikiran negatif ke coping thought, pengenalan dan latihan penguatan positif dan tahap pengakhiran (terminasi). (2) Tingkat perilaku membolos siswa di MAN Pangkep. Kelas XI sebelum perlakuan yang berada pada kategori tinggi. Setelah diberikan perlakuan berupa layanan bimbingan kelompok dengan teknik cognitive restructuring berada pada kategori rendah. (3) Perilaku membolos siswa MAN Pangkep mengalami perubahan perilaku yang sangat rendah berdasarkan dari hasil analisis Wilcoxon matched pairs. Artinya penerapan teknik cognitive restructuring dapat mengurangi perilaku membolos siswa.
Skripsi & TesisPengembangan model bimbingan kelompok melalui permainan tradisional untuk mengurangi perilaku introvert siswa SMPN 3 Pangkajene
NASIA NAMMA, 2023. Pengembangan model bimbingan kelompok melalui permainan tradisional untuk mengurangi perilaku introvert siswa SMPN 3 Pangkajene. Dibimbing oleh: Muh. Ilham Bakhtiar sebagai pembimbing 1 dan A. Muh. Ramadhan AS., sebagai pembimbing 2, program Studi Bimbingan dan Konseling STKIP Andi Matappa. Penelitian ini menelaah Pengembangan Model Bimbingan Kelompok Melalui Permainan Tradisional untuk Mengurangi Perilaku Introvert Siswa SMPN 3 Pangkajene. Masalah dalam penelitian ini adalah:Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: (1) Mengetahui bentuk desain model bimbingan kelompok melalui permaianan tradisional untuk mengurangi perilaku introvert siswa di SMPN 3 Pangkajene (2) Mengetahui tingkat validitas dan kepraktisan model bimbingan kelompok permainan tradisional untuk mengurangi perilaku introvert siswa di SMPN 3 Pangkajene, (3) Mengetahui model bimbingan kelompok melalui permainan tradisional efektif untuk mengurangi introvert siswa di SMPN 3 Pangkajene. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) yang berdasarkan tahapan-tahapan penelitian oleh Borg and Gall. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket, wawancara dan observasi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 15 siswa dari kelas IX yang memiliki masalah perilaku introvert. Adapun teknik analisis data yang digunakan untuk membuktikan hipotesis adalah uji Wilcoxon’s Signed Ranks Test. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Bentuk desain Model layanan bimbingan kelompok melalui permainan tradisional untuk mengurangi perilaku introvert yaitu berupa buku panduan bimbingan kelompok berisikan tujuan umum, sasarannya dan membahas materi tanggung jawab, jujur, kerja sama, solidaritas, kepemimpinan, interaksi sosial, empati dan gotong royong yang terkandung di dalam permainan tradisional massantok, massalo, ma’boy dan songko-songko jangang. Beserta lembar kerja berisikan penilaian untuk mengukur serta mengetahui kemampuan siswa dalam memahami setiap materi. (2) Pengembangan model bimbingan kelompok melalu permainan tradisional untuk mengurangi perilaku introvert siswa yaitu berupa buku panduan telah dilakukan uji validitas ahli materi dan uji kepraktisan dengan memiliki kriteria ketepatan, kelayakan, kepraktisan dan kegunaan dalam mengurangi perilaku introvert siswa SMPN 3 Pangkajene. (3) Layanan bimbingan kelompok melalui permainan tradisional untuk mengurangi perilaku introvert Efektiv mengurangi perilaku introvert siswa yaitu dengan indikator sebelum diberikan model ini berada pada kategori tinggi dan setelah diberikan berkurang artinya model ini efektiv digunakan di SMPN 3 Pangkajene.
Skripsi & TesisPenerepan teknik mental self care untuk meningkatkan self awareness siswa di SMP Negeri 1 Minasatene
NUR FAJRIA, 2023. Penerepan teknik mental self care untuk meningkatkan self awareness siswa di SMP Negeri 1 Minasatene. Dibimbing oleh bapak Muh.Ilham Bakhtiar,S.Pd.,M.Pd. sebagai pembimbing 1 dan bapak A. Muh. Ramadhan As. S.Pd M.Pd. sebagai pembimbing 2. Program Studi Bimbingan Konseling, Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah 1) bagaimana gambaran penerepan teknik mental self care dalam meningkatkan self awareness pada siswa SMP Negeri 1 Minasatene? 2) bagaimana gambaran tingkat self awareness siswa sebelum dan sesudah pelaksanaan teknik mental self care pada siswa SMP Negeri 1 Minasatene? 3) apakah ada pengaruh teknik mental self care untuk meningkatkan self awareness pada siswa SMP Negeri 1 Minasatene?. Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui gambaran penerepan teknik mental self care dalam meningkatkan self awareness pada siswa. 2) untuk mengetahui gambaran tingkat self awareness siswa sebelum dan sesudah pelaksanaan teknik mental self care pada siswa. 3) untuk mengetahui adanya pengaruh teknik mental self care untuk meningkatkan self awareness pada siswa. Jenis penelitian ini yang di gunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan penelitian eksperimen, dimana jumlah populasi berjumlah 182 siswa dan jumlah sampel 60 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan instrument angket yang telah diuji validitas dan reabilitas. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis statistic inferensial. Hasil penelitian penerepan teknik mental self care dalam kelompok eksperimen diberikan perlakuan pre-test berada pada kategori “Sangat Rendah” dan “Rendah”, setelah diterapkan teknik mental self care selama 3 kali pertemuan, pos-test berada pada kategori “Tinggi” dan “Sangat Tinggi”, sehingga hasilnya Signifikan. sedangkan kelompok kontrol pre-test berada pada kategori “Sangat Rendah” dan “ Rendah”, dan setelah diberikan pos-test berada pada kategori “Sangat Rendah” dan “Rendah”, sehingga hasilnya tidak Signifikan. Berdasarkan hasil uji paired samples test kelompok eksperimen setelah diberikan perlakuan ada perubahan kesadaran diri (self awareness) siswa. Sedangkan kelompok kontrol ada perubahan namun tidak Signifikan. Hal ini berarti bahwa penerapan teknik mental self care yang dilakukan selama 3 kali pertemuan efektif dalam meningkatkan self awareness siswa di SMP Negeri 1 Minasatene.
Skripsi & TesisPenerepan teknik assertive training untuk mengatasi perilaku apatis siswa di SMP Negeri 1 Minasatene
PUTRI AMALIA RAMADHANI, 2023. Penerepan teknik assertive training untuk mengatasi perilaku apatis siswa di SMP Negeri 1 Minasatene. Dibimbing oleh bapak Muh.Ilham Bakhtiar,S.Pd.,M.Pd. sebagai pembimbing 1 dan ibu A. Aztri Fithrayani Alam .S.Pd, S.H,M.H sebagai pembimbing 2. Program Studi Bimbingan Konseling, Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah 1) bagaimana gambaran pelaksanaan teknik assertive training untuk mengatasi perilaku apatis pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Minasatene? 2) Bagaimana gambaran tingkat assertive training sebelum dan sesudah mengatasi perilaku apatis siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Minasatene? 3) apakah ada pengaruh teknik assertive training untuk mengatasi perilaku apatis pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Minasatene?. Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui gambaran penerepan teknik assertive training dalam mengatasi perilaku apatis pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Minasatene. 2) untuk mengetahui gambaran penerapan teknik assertive training siswa sebelum dan sesudah mengatasi perilaku apatis pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Minasatene. 3) untuk mengetahui adanya pengaruh penerapan teknik assertive training untuk mengatasi perilaku apatis pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 minasatene. Jenis penelitian ini yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penlitian kuantitatif dengan menggunakan jenis penelitian eksperimen, dimana jumlah populasi berjumlah 182 siswa dan jumlah sampel 60 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan instrument angket yang telah diuji validitas dan reabilitas. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis statistic inferensial dan uji T. Hasil penelitian penerapan teknik assertive training dalam kelompok eksperimen sebelum diberikan perlakuan pre-test berada pada kategori “sangat tinggi” dan “tinggi”, dan setelah di terapkan teknik assertive training selama 4 kali pertemuan, post-test berada pada kategori “rendah” dan “sangat rendah”, sehingga hasilnya signifikasikan. Sedangkan kelompok kontrol pre-test berada pada kategori “sangat tinggi”dan “tinggi” dan setelah diberikan post-test berada pada kategori ”sangat tinggi”, “tinggi” dan “rendah”, sehingga hasilnya tidak signifikasikan. Berdasarkan hasil uji independent sample test kelompok eksperimen setelah diberikan perlakuan ada perubahan perilaku apatis siswa. Sedangkan kelompok kontrol ada perubahan namun tidak signifikasikan. Hal ini berarti bahwa penerapan teknik assertive training yang dilakukan selama 4 kali pertemuan efektif dalam mengatasi perilaku apatis siswa di SMP Negeri 1 Minasatene.
Skripsi & TesisPenerapan sarana kartu who am i dalam layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan konsep diri siswa di SMP Negeri 1 Minasatene
SINAR, 2023. Penerapan media kartu who am i dalam layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan konsep diri siswa di SMP Negeri 1 Minasatene. Dibimbing oleh Ahmad Yusuf, S.Pd.,M.Pd. sebagai pembimbing 1 dan Nurhidayatullah, S.Pd., M.Pd. sebagai pembimbing 2. Program Studi Bimbingan Konseling, Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana gambaran pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan media kartu who am i SMP Negeri 1 Minasatene? 2) Bagaimana gambaran konsep diri sebelum dan sesudah siswa pemberian media kartu who am i SMP Negeri 1 Minasatene? 3) Apakah penerapan layanan bimbingan kelompok dengan media kartu who am i dapat meningkatkan konsep diri siswa di SMP Negeri 1 Minasatene?. Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui gambaran pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan media kartu who am i di SMP Negeri 1 Minasatene. 2) Untuk mengetahui gambaran konsep diri sebelum dan sesudah siswa pemberian media kartu who am i di di SMP Negeri 1 Minasatene. 3) Untuk mengetahui penerapan layanan bimbingan kelompok dengan media kartu who am i dapat meningkatkan konsep diri siswa di SMP Negeri 1 Minasatene. Jenis penelitian ini yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan penelitian eksperimen, dimana jumlah populasi berjumlah 182 siswa dan jumlah sampel 60 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan instrument angket yang telah diuji validitas dan reabilitas. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis statistic inferensial. Hasil penelitian penerapan media kartu who am i dalam kelompok eksperimen sebelum diberikan perlakuan pre test berada dikategori “Sangat rendah dan “Rendah”, dan setelah diterapkan media kartu who am i selama 3 kali pertemuan, post test berada pada kategori “Tinggi” dan “Sangat tinggi”, sehingga hasilnya Signifikan. Sedangkan kelompok kontrol pre test berada pada kategori “Sangat rendah” dan “Rendah”, dan setelah diberikan post test berada pada kategori “Sangat rendah”, “Rendah”, dan “Tinggi”, sehingga hasilnya tidak Signifikan. Berdasarkan hasil uji paired samples test kelompok eksperimen setelah diberikan perlakuan ada perubahan konsep diri siswa. Sedangkan kelompok kontrol ada perubahan namun tidak Signifikan. Hal ini berarti bahwa penerapan media kartu who am i yang dilakukan selama 3 kali pertemuan efektif dalam meningkatkan konsep diri siswa di SMP Negeri 1 Minasatene.