Tahun: 2020
34 dokumen ditemukan
Efektifitas Teknik Bermain Peran (Role Playing) untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri pada Mahasiswa Tahun Akademik 2019/2020 STKIP AM
ABDUL RABBANI ARDHIN IKHWAN, 2020. Efektifitas Teknik Bermain Peran (Role Playing) untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Pada Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Tahun Akademik 2020 STKIP Andi Matappa Dibimbing oleh: Bapak Muh Ilham Bakhtiar, sebagai pembimbing 1 dan Bapak Ahmad Yusuf sebagai pembimbing 2. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimanakah kepercayaan diri mahasiswa sebelum dan sesudah diberi perlakuan teknik bermin peran (role playing) pada mahasiswa Tahun Akademik 2020 STKIP Andi Matappa Pangkep? 2) Apakah ada pengaruh teknik bermain peran (role playing) pada mahasiswa Tahun Akademik 2020 STKIP Andi Matappa Pangkep terhadap kepercayaan diri siswa?. Penelitian ini memiliki tujuan sebagai berikut: 1) Untuk mengetahui kepercayaan diri mahasiswa sebelum dan sesudah diberi perlakuan teknik bermin peran (role playing) pada mahasiswa Tahun Akademik 2020 STKIP Andi Matappa Pangkep. 2) Untuk mengetahui pengaruh teknik bermain peran (role playing) pada mahasiswa Tahun Akademik 2020 STKIP Andi Matappa Pangkep terhadap kepercayaan diri mahasiswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket kepercayaan diri mahasiswa, dengan sampel penelitian sebanyak 10 orang mahasiswa STKIP Andi Matappa. Pendekatan penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dan jenis penelitiannya adalah penelitian eksperimen. Untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa: 1) Kepercayaan diri mahasiswa meningkat setelah diberikan teknik bermain peran (role playing) yang awalnya berada pada taraf rendah dan setelah diberikan perlakuan maka kepercayaan diri mahasiswa meningkat, hal ini berarti bahwa semakin sering dilakukan teknik bermain peran (role playing) maka akan dapat meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa Tahun Akademik 2020 STKIP Andi Matappa Pangkep. 2) Ada pengaruh signifikan penerapan teknik bermain peran (role playing) pada mahasiswa Tahun Akademik 2020 STKIP Andi Matappa Pangkep
Skripsi & TesisUraian Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Ditinjau Dari Perbedaan Gender Siswa SMA Negeri 2 Pangkep
Musdalipa, 2020. Deskripsi Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Ditinjau Dari Perbedaan Gender Siswa SMA Negeri 2 Pangkep. Skripsi Program Studi Pendidikan Matematika Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana kemampuan berpikir kreatif berbasis gender dalam menyelesaikan soal matematika siswa SMA Negeri 2 Pangkepโ Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif terhadap 6 subjek penelitian yang merupakan siswa SMA Negeri 2 Pangkep dengan tiga kategori yakni rendah, sedang, dan tinggi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis dan wawancara Analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil temuan berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa gender laki-laki dan perempuan dalam menyelesaikan masalah matematikan berada pada kategori cukup kreatif. 1) hasil analisis jawaban tes soal dan wawancara siswa gender laki-laki dari tiga subjek memiliki kemampuan berpikir kreatif yang berbeda. Subjek pertama siswa berkemampuan matematika tinggi subjek pertama mampu memenuhi semua indikator berpikir kreatif yaitu kefasihan, keluwesan dan kebaruan. Subjek kedua siswa berkemampuan matematika sedang subjek kedua belum mampu memenuhi ketiga indikator berpikir kreatif. Subjek ketiga Siswa berkemampuan berpikir kreatif rendah subjek belum mampu memenuhi ketiga indikator berpikir kreatif. 2) siswa gender perempuan dari tiga subjek memiliki kemampuan berpikir kreatif yang berbeda. Subjek pertama siswa berkemampuan matematika tinggi subjek pertama kedua hanya mampu memenuhi dua indikator yaitu kefasihan dan keluwesa. Subjek kedua siswa berkemampuan matematika sedang subjek kedua mampu memenuhi satu indikator berpikir kreatif yaitu kefasihan. Subjek ketiga Siswa berkemampuan berpikir kreatif rendah subjek belum mampu memenuhi ketiga indikator berpikir kreatif
Skripsi & TesisUraian Kreativitas Matematika Mahasiswa STKIP AM dalam Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Pendekatan Open Ended Problem
Widya Salsabila Amri, 2020. Deskripsi Kreativitas Matematika Mahasiswa STKIP Andi Matappa dalam Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Pendekatan Open Ended Problem, Skripsi Program Studi Pendidikan Matematika Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan kreativitas matematika mahasiswa STKIP Andi Matappa dalam pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan Open Ended Problem. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif terhadap 6 subjek penelitian yang merupakan mahasiswa semester V STKIP Andi Matappa dengan tiga kategori yakni rendah, sedang, dan tinggi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis, wawancara, dan angket. Analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil temuan berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa 1) hasil analisis jawaban tes soal dan wawancara mahasiswa berkemampuan matematika tinggi dari dua subjek yang diambil memiliki kemampuan berpikir kreatif yang berbeda. Subjek pertama mampu memenuhi semua indikator berpikir kreatif yaitu kefasihan, keluwesan, kebaruan, dan elaborasi. Sedangkan subjek kedua hanya mampu memenuhi dua indikator yaitu kefasihan dan elaborasi. 2) mahasiswa berkemampuan matematika sedang dari dua subjek yang diambil memiliki kemampuan berpikir kreatif yang sama. Subjek pertama dan kedua mampu memenuhi satu indikator berpikir kreatif yaitu elaborasi. 3) Mahasiswa berkemampuan berpikir kreatif rendah dari dua subjek yang diambil memiliki kemampuan berpikir kreatif yang berbeda. Subjek pertama belum mampu memenuhi keempat indikator berpikir kreatif. Sedangkan subjek kedua mampu memenuhi dua indikator berpikir kreatif yaitu kefasihan dan elaborasi.
Skripsi & TesisPenerapan Teknik Solution Focused Brief Therapy untuk Mereduksi Perilaku Stres Belajar Mahasiswa STKIP AM Pangkep
FITRAH LUFIANA, 2020. Penerapan teknik Solution Focused Brief Counseling Therapy untuk mereduksi perilaku stres belajar mahasiswa STKIP Andi Matappa. Dibimbing oleh: Ibu Harmini Abbas, sebagai pembimbing 1 dan Bapak A. Jaya Alam sebagai pembimbing 2. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimanakah gambaran tingkat stres belajar mahasiswa STKIP Andi Matappa Pangkep sebelum dan sesudah diberikan perlakuan berupa teknik Solution focused brief counseling Theraphy? 2) Apakah teknik Solution focused brief counseling Theraphy dapat mengurangi tingkat stres belajar mahasiswa di STKIP Andi Matappa Pangkep? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Untuk mengetahui gambaran tingkat stres belajar mahasiswa STKIP Andi Matappa Pangkep sebelum dan sesudah diberikan perlakuan berupa teknik Solution focused brief counseling Theraphy. 2) Untuk mengetahui apakah teknik Solution focused brief counseling Theraphy dapat mengurangi tingkat stres belajar mahasiswa di STKIP Andi Matappa Pangkep. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket, dengan sampel penelitian sebanyak 10 orang mahasiswa dari mahasiswa STKIP Andi Matappa Pangkep TA 2020 dengan populasi 92 orang mahasiswa di Di STKIP Andi Matappa Pangkep. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian kuantitatif. Untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan dengan menggunakan uji-z Berdasarkan hasil penelitian maka dapat ditarik kesimpulan bahwa 1) Gambaran tingkat stres belajar mahasiswa STKIP Andi Matappa Pangkep sebelum dan sesudah diberikan perlakuan berupa teknik Solution focused brief counseling Theraphy hal ini ditunjukkan dengan adanya skor penurunan tingkat stres belajar yang sangat tinggi, menurun menjadi rendah. 2) Teknik Solution focused brief counseling Theraphy dapat mengurangi tingkat stres belajar mahasiswa di STKIP Andi Matappa Pangkep.
Skripsi & TesisMengatasi Masalah Kesulitan Mengelola Emosi Marah dengan Teknik Cinema Therapy (Studi Kasus terhadap Satu Orang Mahasiswa) di STKIP AM
HASRIANTI, 2020. Mengatasi Masalah Kesulitan Mengelola Emosi Marah dengan Teknik Cinema Therapy (Studi Kasus terhadap Satu Orang Mahasiswa) Di STKIP Andi Matappa, Skripsi. Dibimbing oleh H. Muh. Basri dan Hasbahuddin. Program Studi Bimbingan dan Konseling STKIP Andi Matappa. Penelitian ini menelaah Masalah Kesulitan Mengelola Emosi Marah dengan Teknik Cinema Therapy (Studi Kasus terhadap Satu Orang Mahasiswa) Di STKIP Andi Matappa Masalah utama penelitian ini adalah: (1) Bagaimana karakteristik satu orang mahasiswa yang sulit mengelola emosi marah di STKIP Andi Matappa? (2) Faktorfaktor apa yang menyebabkan mahasiswa yang kesulitan mengelola emosi marah di STKP Andi Matappa? , (3) Bagaimana dampak dari mahasiswa yang sulit mengelola emosi marah di STKP Andi Matappa ? dan (4) Bagaimana pengaruh teknik cinema therapy terhadap mahasiswa yang kesulitan mengelola emosi marah di STKIP Andi Matappa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui : (1) Karakteristik satu orang mahasiswa yang kesulitan mengelola emosi marah di STKIP Andi Matappa, (2) Faktor-faktor apa yang menyebabkan mahasiswa kesulitan mengelola emosi marah di STKP Andi Matappa, (3) Dampak dari mahasiswa yang yang sulit mengendalikan emosi marah di STKP Andi Matappa dan (4) Pengaruh teknik cynema therapy terhadap mahasiswa yang kesulitan mengelola emosi marah di STKIP Andi Matappa. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus terhadap 1 subyek penelitian yang merupakan mahasiswa semester VI Program Studi PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar) di STKIP Andi Matappa. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik cinema therapy untuk mengatasi kesulitan mengelola emosi marah mahasiswa di STKIP Andi Matappa mempunyai pengaruh yang positif, karena hal ini didasari pada hasil observasi dan wawancara gambaran perilaku subyek penelitian, memiliki karakteristik yaitu karakteristik emosi marah yang terlihat saat SL sedang marah antara lawajah cemberut, mengerutkan dahi, hidung kembang-kempis, mata melotot, bersuara dengan nada tinggi, membentak dan meluncurkan makian (kata-kata yang menyakitkan bagi orang yang mendengarnya), tubuh terutama ujung jari begetar, tangan mengepal, leher kaku, denyut jantung meningkat, keinginan untuk memukul, melukai, merusak (orang atau barang yang ada disekitarnya), timbulnya rasa benci dan dendam serta keinginan memutuskan hubungan dengan orang yang membuat marah. Faktor yang mempengaruhi kesulitan mengelola emosi marah yang dialami oleh subjek yaitu disebabkan oleh kelelahan yang berlebihan, rasa rendah diri (menilai dirinya sendiri lebih rendah dari yang sebenarnya), dan pandangan dan kepercayaan terhadap lingkugan. Dampak / bahaya kesulitan mengelola emosi marah yang dialami oleh subjek penelitian antara lain : stress, insomnia, dipenuhi rasa penyesalan, merusak ketenangan pikiran, menghukum diri sendiri, merasa bersalah terhadap orang tua dan dihindari dalam keluarga. Dengan teknik cinema therapy yang telah diterapkan, subyek sudah mempunyai pandangan dan kepercayaan yang positif lingkungan dalam hal ini di lingkungan keluarga subjek, sehingga subyek mampu mengelola emosi marah.
Skripsi & TesisEfektifitas Konseling Behavioral dengan Teknik Desensitisasi Sistematis untuk Mereduksi Kecemasan Menghadapi Ujian Semester pada Mahasiswa di STKIP AM
MURTINI, 2020. Efektifitas Konseling Behavioral dengan Teknik Desensitisasi Sistematis untuk Mereduksi Kecemasan Menghadapi Ujian Semester pada Mahasiswa STKIP Andi Matappa Pangkep. Skripsi. Dibimbing oleh PATTOLA MUHAJIR, S.E. M.M. Dan AHMAD YUSUF, S.Pd, M.Pd. Program Studi Bimbingan dan Konseling STKIP Andi Matappa. Penelitian ini menelaah Penerapan Relaksasi sebagai teknik Bimbingan Konseling untuk mereduksi kecemasan Menghadapi Ujian Semester di STKIP Andi Matappa. Masalah utama penelitian ini adalah: (1) Bagaimana gambaran pelaksanaan konseling behavioral teknik desensitisasi sistematis untuk mereduksi kecemasan menghadapi ujian semester mahasiswa di STKIP Andi Matappa, (2) Bagaimana gambaran tingkat kecemasan manghadapi ujian semester mahasiswa sebelum dan sesudah pemberian konseling behavioral teknik desensitisasi sistematis di di STKIP Andi Matappa, dan (3) Apakah ada pengaruh penerapan konseling behavioral teknik desensitisasi sistematis terhadap kecemasan menghadapi ujian semester pada mahasiswa STKIP Andi Matappa. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui bagaimana gambaran pelaksanaan konseling behavioral teknik desensitisasi sistematis dalam mereduksi kecemasan menghadapi ujian semester mahasiswa di STKIP Andi Matappa, (2) Untuk mengetahui bagaimana gambaran tingkat kecemasan menghadapi ujian semester mahasiswa sebelum dan sesudah pemberian konseling behavioral teknik desensitisasi sistematis di STKIP Andi Matappa, dan (3) Untuk mengetahui apakah ada pengaruh penerapan konseling behavioral teknik desensiitisasi sistematis terhadap kecemasan menghadapi ujian semester mahasiswa di STKIP Andi Matappa. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen terhadap 10 subjek penelitian yang merupakan mahasiwa STKIP Andi Matappa. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen angket dan observasi. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial, yaitu teknik Uji-Z Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tingkat kecemasan mahasiswa dalam menghadapi ujian semester di STKIP Andi Matappa pada saat pelaksanaan konseling behavioral teknik desensitisasi sistematis berada pada kategori sangat tinggi. (2) Tingkat kecemasan mahasiswa dalam menghadapi ujian semester di STKIP Andi Matappa pada saat pelaksanaan konseling behavioral teknik desensitisasi sistematis berada pada kategori tinggi. (3) terdapat pengaruh tingkat kecemasan mahasiswa dalam menghadapi ujian semester di STKIP Andi Matappa pada saat pelaksanaan konseling behavioral teknik desensitisasi sistematis berada pada kategori rendah.
Skripsi & TesisStudi Kasus Perilaku Prososial Rendah dan Pencegahannya Melalui Teknik Self-Disclosure Siswa di SMA Negeri 4 Pangkep
NUR ISRA, 2020. Studi Kasus Perilaku Prososial Rendah Dan Pencegahanya Melalui Teknik Self-Disclosure Siswa di SMA Negeri 4 Pangkep Dibimbing oleh: Ibu Salmiati, sebagai pembimbing 1 dan Bapak Andi Jaya Alam, sebagai pembimbing 2. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) bagaimana gambaran perilaku prososial rendah siswa di SMA Negeri 4 Pangkep, 2) bagaimana faktor penyebab perilaku prososial rendah di SMA Negeri 4 Pangkep, 3) bagaimana dampak perilaku prososial rendah di SMA Negeri 4 Pangkep, 4) bagaimana upaya pencegahan perilaku prosisal rendah di SMA Negeri 4 Pangkep? Tujuan Penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui bentuk perilaku prososial rendah di SMA Negeri 4 Pangkep, 2) Faktor apa saja yang menjadi penyebab perilaku prososial rendah siswa di SMA Negeri 4 Pangkep, 3) untuk mengetahui apa saja dampak dari perilaku prososial rendah di SMA Negeri 4 Pangkep, 4) untuk mengetahui pencegahan perilaku prososial rendah melalui teknik self-dsiclosure? Teknik pengumpulan yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode wawancara dengan sampel 2 orang siswa dari kelas yang berbeda. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode studikasus yang berbunyi " Studi kasus perilaku prososial rendah dan pencegahannya melalui teknik selfdisclosure siswa di SMA Negeri 4 Pangkep. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat ditarik kesimpulan bahwa: 1) perilaku prososial rendah siswa di SMA Negeri 4 Pangkep khususnya 2 subjek tersebut tergolong memiliki prososial rendah terbilang hasil wawancara beberapะฐ sumber dan hasil dari observasi. 2) kemampuan bersosialisasi dan bersikap lebih baik telah terlihat setelah mengikuti layanan konseling individu dengan teknik pengungkapan diri. 3) Teknik self-disclosure mampu meningkatkan perilaku prososial rendah dimana terbihat pada saat melakukan obseBerdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat ditarik kesimpulan bahwa: 1) perilaku prososial rendah siswa di SMA Negeri 4 Pangkep khususnya 2 subjek tersebut tergolong memiliki prososial rendah terbilang hasil wawancara beberapะฐ sumber dan hasil dari observasi. 2) kemampuan bersosialisasi dan bersikap lebih baik telah terlihat setelah mengikuti layanan konseling individu dengan teknik pengungkapan diri. 3) Teknik self-disclosure mampu meningkatkan perilaku prososial rendah dimana terbihat pada saat melakukan observasi.
Skripsi & TesisStudi tentang Percaya Diri dan Penanganannya Melalui Penerapan Solution Focus Brief Counseling (SFBC) Mahasiswa STKIP AM Pangkep
Rusmiana, 2020. Studi tentang percaya diri dan penanganannya melalui penerapan solution focus brief counseling (SFBC) mahasiswa di stkip andi matappa pangkep. Dibimbing oleh: Putra Jaya, dan A. Aztri Fithrayani Alam, Program Studi Bimbingan dan Konseling STKIP A. Matappa. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana gambaran tingkat percaya diri mahasiswa di STKIP Andi Matappa Pangkep? 2) Apakah faktor penyebab kurangnya rasa percaya diri mahasiswa di STKIP Andi Matappa Pangkep? 3) Bagaimana gambaran penerapan SFBC untuk meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa di STKIP Andi Matappa Pangkep ? penelitian ini untuk: 1) Mengetahui gambaran tingkat percaya diri mahasiswa di STKIP Andi Matappa Pangkep 2) Mengetahui faktor-faktor penyebab rendahnya rasa percaya diri mahasiswa di STKIP Andi Matappa Pangkep 3) Mengetahui pengaruh layanan bimbingan dan konseling dengan menerapan SFBC dalam meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa di STKIP Andi Matappa Pangkep. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan subjek penelitian sebanyak 2 orang mahasiswa dari STKIP Andi Matappa Pangkep. Jenis penelitian yang dipergunakan yaitu jenis penelitian kualitatif. 1) Berdasarkan hasil penelitian maka hasil penelitian ini adalah Gambaran tingkah laku siswa kurang percaya diri terlihat pada tingkah laku dari keduanya yaitu, diri mengalami kesulitan dalam mengungkapkan pendapatnya, mecasa cemas gan grogi untuk tampil didepan kelas,tidak berani mengemukakan pendapatnya , kurang mampu bersosialisasi dan berkomunikasi dengan orang lain serta selalu bergantung kepada orang klain. 2) Faktor yang menyebabkan kurangnya rasa percaya diri mahasiswa yaitu,Pola fikir negative, Pengalaman, prestasi belajar,dan penampilan fisik.. 3) Upaya yang dapat dilakukan dalam mengentaskan masalah rendahnya rasa percaya diri mahasiswa yaitu melalui konseling individu dengan menggunakan pendekatan Solution Focus Brief Counseling SFBC di STKIP Andi Matappa Pangkep.
Skripsi & TesisPenerapan Teknik Relaksasi untuk Membantu Mengatasi Masalah Stres Belajar Mahasiswa di STKIP AM Pangkep
Sitti Sahira, 2020. Penerapan Teknik Relaksasi Untuk Membantu Mengatasi Masalah Stres Mahasiswa Dalam Proses Belajar Di Stkip Andi Matappa Pangkep. Dibimbing oleh: Hj. Harmini Abbas, dan A. Aztri Fithrayani Alam, Program Studi Bimbingan dan Konseling STKIP A. Matappa. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimanakah gambaran stres belajar Mahasiswa BK semester 6 STKIP Andi Matappa Pangkep? 2) Sumber-sumber apakah yang meyebabkan stres belajar Mahasiswa BK semester 6 STKIP Andi Matappa Pangkep? 3) Apakah penerapan Teknik Relaksasi dapat membantu mengatasi masalah stres belajar pada Mahasiswa BK semester 6 STKIP Andi Matappa Pangkep? penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui gambaran stres belajar Mahasiswa BK semester 6 STKIP Andi Matappa Pangkep, 2)Untuk mengetahui Sumber-Sumber yang mempengaruhi stres belajar Mahasiswa BK semester 6 STKIP Andi Matappa Pangkep, 3) Untuk mengetahui Penerapan Teknik Relaksasi yang efektif membantu mengatasi masalah stres belajar Mahasiswa BK semester 6 STKIP Andi Matappa Pangkep. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan subjek penelitian sebanyak 2 orang mahasiswa dari STKIP Andi Matappa Pangkep. Jenis penelitian yang dipergunakan yaitu jenis penelitian Studi Kasus dan pendekatan Kualitatif. 1) Berdasarkan hasil penelitian maka hasil penelitian ini adalah Gambaran perilaku Stres Belajar Mahasiswa yang terlihat dari perilaku Keduanya yaitu mengalami Gejala Fisik, Gejala Emosional Gejala Intelektual,dan Gejala Interpersonal. 2) Faktor yang menyebabkan Stres dalam Proses Belajar adalah Faktor Intenal, dan faktor Eksternal. 3) Teknik Relaksasi sangat Membantu Mengatasi Masalah Stres Belajar pada Mahasiswa BK STKIP Andi Matappa Pangkep, karena pada saat diberikan Teknik Relaksasi Mahasiswa serius dan senang melaksanakan sehingga Stres Belajar Menurun. Dari hasil Penelitian dari kedua Subyek tersebut memiliki kesamaan dan juga berbedaan, Dari Gejala-Gejala Stres yang dialami oleh keduanya yaitu, Gejala Fisik, Gejala Emosional, Gejala Intelektual, dan Gejala Interpersonal, dan sumber-sumber penyebab Stres yang dialami oleh kedua subyek bersumber dari Internal dan Eksternal, dimana Subyek I (IN) Bersumber dari Internal dan Eksternal sedangkan Subyek II (II) hanya pada Sumber Internal, tidakterpengaruh oleh Sumber Eksternal. Namun pada saat Penerapan Teknik Relaksasi Stres yang dialami oleh kedua Subyek mengalami perubahan, karena pada saat diberikan Teknik Relaksasi kedua Subyek serius dan senang melaksanakannya.
Skripsi & TesisPenerapan Teknik Empaty Chair dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Mahasiswa STKIP AM
SRI ARISMADAYA, 2020. Penerapan teknik empaty chair dalam upaya meningkatkan komunikasi interpersonal mahasiswa di STKIP Andi Matappa Pangkep Dibimbing oleh: Hasbahuddin, sebagai pembimbing 1 dan Andi Aztri Fithrayani Alam, sebagai pembimbing 2. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimanakah kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa sebelum penerapan teknik empty chair di STKIP Andi Matappa Pangkep? 2) Bagaimanakah kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa setelah penerapan teknik empty chair di STKIP Andi Matappa Pangkep? 3) Apakah teknik empty chair dapat meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal pada mahasiswa STKIP Andi Matappa Pangkep? Tujuan Penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa sebelum penerapan teknik empty chair di STKIP Andi Matappa Pangkep. 2) Untuk mengetahui kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa setelah penerapan teknik empty chair di STKIP Andi Matappa Pangkep. 3) Untuk mengetahui apakah teknik empty chair dapat meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal pada mahasiswa STKIP Andi Matappa Pangkep. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket, dengan sampel penelitian sebanyak 10 mahasiswa yang tersebar di 4 kelas. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif, hipotesis dalam penelitian yang berbunyi โ 1) Kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa sebelum penerapan teknik empty chair di STKIP Andi Matappa Pangkep tidak baik. 2) Kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa setelah penerapan teknik empty chair di STKIP Andi Matappa Pangkep baik. 3) Teknik empty chair dapat meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal pada mahasiswa STKIP Andi Matappa Pangkep sangat baik dapat ditarik kesimpulan bahwa: 1) Kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa sebelum penerapan teknik empaty chair di STKIP Andi Matappa Pangkep berada pada kategori โRendahโ. 2) Kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa setelah penerapan teknik empaty chair di STKIP Andi Matappa Pangkep meningkat menjadi โSangat Tinggiโ. 3) Teknik empaty chair dapat meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal pada mahasiswa STKIP Andi Matappa, dimana klebihan teknik empaty chair untuk menyelesaikan permasalahan yang masih tertunda dan belum bisa diselesaikan, maka dengan teknik ini terlihat bahwa mahasiswa STKIP Andi Matappa mengalami peningkatan komunikasi interpersonal setelah mengikuti teknik empaty chair
Skripsi & TesisAnalisis Teknik Self Management untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Mahasiswa (Studi Kasus) STKIP AM Pangkep
Ulfah, 2020. Penerapan teknik self management untuk meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa (studi kasus) STKIP Andi Matappa Pangkep. Skripsi. Dibimbing oleh Muh. Basri dan Nurhidayatullah. Program studi Bimbingan dan Konseling STKIP Andi Matappa. Penelitian ini menelaah penerapan teknik self management untuk meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa (studi kasus) STKIP Andi Matappa Pangkep. Masalah utama peneliti ini adalah (1) Bagaimanakah gambaran kepercayaan diri mahasiswa STKIP Andi Matappa Pangkep, (2) Faktor- faktor apa sajakah yang memengaruhi kepercayaan diri mahasiswa di STKIP Andi Matappa Pangkep, dan (3) Upaya apa sajakah yang dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa STKIP Andi Matappa Pangkep dengan teknik self management, dari rumusan masalah diatas dapat disimpulkan (1) Gambaran kepercayaan diri mahasiswa takut mengemukakan pendapat,ragu berbicara didepan umum,serta sering cemas terhadap dirinya sendiri hal tersebut menandakan bahwa mahasiswa sedang mengalami kepercayaan diri yang rendah. (2) Faktor yg mempengaruhi kepercayaan diri mahasiswa adalah faktor dari luar maupun dari dalam individu tersebut,seperti tekanan-tekanan sejak lahir sehingga anak tersebut tidak berani bertindak jika hal tersebut belum jelas kepastiannya serta faktor lingkungan sejak kecil seperti sering mendapatkan cemohan dengan temannya, hal tersebut pasti sudah menjadi tekanan bagi anak tersebut. (3) Upaya untuk meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa,harus membutuhkan sebuah proses agar mahasiswa sedikit demi sedikit merubah dirinya sehingga harus adanya rutinitas bantuan konseling untuk dirinya sehingga pada penelitian ini peneliti menggunakan teknik self management. Tujuan penelitian ini yaitu : (1) Untuk mengetahui gambaran kepercayaan diri mahasiswa STKIP Andi Matappa Pangkep, (2) Untuk mengetahui faktor- faktor yang memengaruhi kepercayaan diri mahasiswa di STKIP Andi Matappa Pangkep, dan (3) Untuk mengetahui upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa STKIP Andi Matappa Pangkep dengan teknik self management. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif terhadap 2 orang siswa yang merupakan mahasiswa dari jurusan PGSD dan jurusan BK. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data dan display data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Gambaran kepercayaan diri mahasiswa STKIP Andi Matappa Pangkep, yaitu takut mengemukakan pendapat, pasif dalam belajar, menganggap diri orang lain lebih baik daripada dirinya sendiri, pasif dalam kegiatan organisasi, dan selalu menutup diri, merasa cemas ketika ingin mengemukakan pendapat, sering merasa terabaikan dalam proses pembelajaran, lebih senang menghabiskan waktu sendirian, menolak untuk bergabung dalam suatu organisasi, dan tidak nyaman dengan keramaian. (2) Faktor-faktor yang memengaruhi kepercayaan diri mahasiswa di STKIP Andi Matappa Pangkep, yaitu kepedulian keluarga, tekad yang kurang untuk menjadikan diri lebih percaya diri, sikap pemanjaan dan pembatasan berinteraksi yang berlebih, seringnya mendapat cemoohan, dan kurang menghargai dirinya sendiri, adanya trauma yang pernah dialami, dan pesimis terhadap diri sendiri. (3) Selama pelaksanaan penelitian yang dilakukan oleh peneliti, ada beberapa upaya meningkatkan kepercayaan diri yang diberikan oleh peneliti, yaitu 1) Tahap Monitor Diri. Pada tahapan ini peneliti mengupayakan kepada subjek untuk mampu menyadari sendiri gambaran kepercayaan diri yang dia miliki dengan tujuan agar subjek mampu mengubah kepercayaan dirinya yang rendah setelah ia mengetahui sendiri kekurangan yang ada pada dirinya, 2) Tahap Mengatur Lingkungan. Pada tahapan ini subjek diusahakan mampu untuk mengemukakan bahwa pada lingkungan mana saja ia bisa lebih percaya diri. Pada lingkungan itu subjek diharapkan dapat terus melatih diri untuk meningkatkan kepercayaan dirinya dan sedikit demi sedikit juga diharapkan dapat membiasakan diri untuk menerapkannya pada lingkungan yang lain. Awalnya subjek hanya bisa lebih percaya diri di lingkungan keluarga karena anggota keluarga khususnya kakaknya sering memberikan dorongan dan semangat untuk bisa menjadi pribadi yang percaya diri , 3) Tahap Evaluasi Diri. Pada tahapan ini, subjek telah mampu untuk memberikan target kepada dirinya perilaku-perilaku yang harus ia lakukan selama beberapa hari ke depannya dengan berbagai upaya untuk bisa meningkatkan kepercayaan dirinya. Dengan bantuan penelitian yang terus memberikan support untuk selalu mengingatkan target yang telah disepakati antara subjek dengan peneliti, dan 4) Tahap pemberian penguatan, penghapusan, dan pemberian hukuman. Pada tahapan ini subjek beberapa kali belum mampu untuk melakukan hal yang telah ia jadikan sebagai target tapi sebagai sanksinya target diminta terus untuk mengulang target yang telah disepakatinya. Membiasakan kepada subjek untuk bisa mengangkat tangan untuk menyampaikan pendapatnya dan perlahan subjek pun mampu untuk melakukannya.
Skripsi & TesisPenerapan Teknik Brainstorming terhadap Peningkatan Kemampuan Komunikasi Lisan pada Mahasiswa STKIP AM Pangkep
YENNI JESYA, 2020. Penerapan teknik brainstorming terhadap peningkatan kemampuan komunikasi lisan pada mahasiswa di STKIP Andi Matappa Pangkep Dibimbing oleh: Ibu Salmiati, sebagai pembimbing 1 dan Bapak Andi Jaya Alam, sebagai pembimbing 2. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimanakah kemampuan komunikasi lisan mahasiswa sebelum penerapan teknik brainstorming di STKIP Andi Matappa Pangkep? 2) Bagaimanakah kemampuan komunikasi lisan mahasiswa setelah penerapan teknik brainstorming di STKIP Andi Matappa Pangkep? 3) Apakah teknik brainstorming dapat meningkatkan kemampuan komunikasi lisan pada mahasiswa STKIP Andi Matappa Pangkep? Tujuan Penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui kemampuan komunikasi lisan mahasiswa sebelum penerapan teknik brainstorming di STKIP Andi Matappa Pangkep? 2) Untuk mengetahui kemampuan komunikasi lisan mahasiswa setelah penerapan teknik brainstorming di STKIP Andi Matappa Pangkep? 3) Untuk mengetahui apakah teknik brainstorming dapat meningkatkan kemampuan komunikasi lisan pada mahasiswa STKIP Andi Matappa Pangkep? Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket, dengan sampel penelitian sebanyak 10 orang siswa yang tersebar di 4 kelas. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif, hipotesis dalam penelitian yang berbunyi โPenerapan teknik brainstorming dapat meningkatkan kemampuan komunikasi lisan pada mahasiswa STKIP Andi Matappa Pangkepโ. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat ditarik kesimpulan bahwa: 1) Kemampuan komunikasi lisan mahasiswa sebelum penerapan teknik brainstorming di STKIP Andi Matappa Pangkep berada pada kategori โRendahโ hal ini terlihat pada hasil angket pretest. 2) Kemampuan komunikasi lisan mahasiswa setelah penerapan teknik brainstorming di STKIP Andi Matappa Pangkep meningkat pada kategori โTinggiโ dan โSangat Tinggiโ hal ini terlihat pada hasil angket posttest. 3) Teknik brainstorming dapat meningkatkan kemampuan komunikasi lisan pada mahasiswa STKIP Andi Matappa Pangkep hal ini terlihat dari hasil obsevasi dimana terlihat peningkatan kemampampuan komunikasi lisan mahasiswa sebelum dan setelah diberikan teknik brainstorming.
Skripsi & Tesispengaruh persepsi mahasiswa tentang Berbagai Sarana Pembelajaran dan metode mengajar terhadap hasil belajar matematika mahasiswa pada Mata kuliah kalkulus II
ARLINDASARI 916842020003 โpengaruh persepsi mahasiswa tentang multimedia pembelajaran dan metode mengajar terhadap hasil belajar matematika mahasiswa pada Mata kuliah kalkulus IIโ. Jurusan ilmu pendidikan, program studi matematika Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa, Dibimbing oleh Muhammad Taqwa,S.Pd.,M.Pd sebagai pembimbing I dan A. Shyam Sarjani Alam,ST., S.Pd.,M.Pd sebagai pembimbing II. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto guna mencari tau apakah ada pengaruh dan tingkat pengaruh anatara multimedia pembelajaran , metode mengajar terhadap hasil belajar matematika menggunakan angket persepsi dan hasil belajar yang diambil dari hasil ujian final jurusan matematika semester 2. Setelah diuji regresi ganda hasil penelitian yang diperoleh adalah adanya pengaruh negative antara multimedia pembelajaran, metode mengajar dan hasil belajar dan hanya 8% hasil belajar yang dipengaruhi oleh multimedia pembelajaran dan metode mengajar
Skripsi & TesisUraian Kesulitan Belajar Matematika Mahasiswa Semester II Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSDN) STKIP AM di Masa Pandemi Covid-19
Nurhalifah, 2020. Deskripsi Kesulitan Belajar Matematika Mahasiswa Semester II Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) STKIP Andi Matappa di Masa Pandemi Covid-19 . Skripsi Program Studi Pendidikan Matematika Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa Pangkep. Masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana kesulitan belajar Matematika yang dialami oleh mahasiswa Semester II Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) STKIP Andi Matappa di masa Pandemi Covid-19.. Tujuan penelitian ini yang untuk mendeskripsikan kesulitan belajar Matematika yang dialami oleh mahasiswa Semester II Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) STKIP Andi Matappa di masa Pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan jenis penilian deskriptif kualitatif terhadap 6 subjek penelitian yang merupakan mahasiswa semester III STKIP Andi Matappa dengan tiga kategori yakni rendah, sedang, dan tinggi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis dan wawancara. Analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa pada kategori rendan cenderung mengalami kesulitan dalam memahami soal mahasiswa tidak dapat mengambil informasi atau fakta-fakta dasar yang terdapat pada soal, kesulitan dalam menginterpretasikan maksud dari soal, kesulitan dalam menuliskan/mengartikan simbol-simbol dan kesulitan dalam memahami/menerapkan konsep serta kesulitan dalam proses perhitungan. Mahasiswa pada kategori sedang mengalami kesulitan dalam memahami soal, kesulitan dalam memahami/menerapkan konsep dimana mahasiswa pada kategori ini cenderung kesulitan dalam menyatakan ulang suatu konsep serta kesulitan dalam perhitungan. Mahasiswa pada kategori tinggi masih mengalami kesulitan dalam memahami/menerapkan konsep.
Skripsi & TesisUraian Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VIII.B Ditinjau Dari Gaya Belajar Pada Materi Relasi dan Fungsi
Megawati, 2020. Deskripsi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VIII.B Ditinjau dari Gaya Belajar pada Materi Relasi dan Fungsi. Skripsi. Dibimbing Ahmad Budi Sutrisno, S.Pd.,M.Pd dan Firdha Razak,S.Pd.,M.Pd. Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Andi Matappa Pangkep. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII.B ditinjau dari gaya belajar pada materi relasi dan fungsi. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini berdasarkan pada hasil angket gaya belajar siswa kelas VIII.B SMP Negeri 3 Bungoro, peneliti mengambil 2 siswa dari masingmasing gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dapat dideskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII.B ditinjau dari gaya belajar pada materi relasi dan fungsi adalah sebagai berikut: (1) Subjek dengan gaya belajar visual mampu memahami masalah, membuat rencana, melaksanakan rencana, dan kurang mampu memeriksa kembali. (2) subjek dengan gaya belajar audiotorial mampu memahami masalah, membuat rencana, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali. (3) subjek dengan gaya belajar kinestetik mampu memahami masalah, membuat rencana, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali.
Skripsi & TesisEfektifitas Teknik Behaviour Contrak untuk Mengurangi Kebiasaan Menyontek Siswa di MTs DDI Segeri Kec. Segeri Kab. Pangkep
A. NURWAHYUNI, 2020. Efektifitas teknik behavior contrack untuk mengurangi kebiasaan menyontek siswa di MTs. DDI Segeri Kec. Segeri Kab. Pangkep Dibimbing oleh: Bapak A. Aminullah Alam Alam, sebagai pembimbing 1 dan Ibu Nurhidayatullah D, sebagai pembimbing 2. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimanakah gambaran kebiasaan menyontek siswa di MTs. DDI Segeri Kec. Segeri? 2) Faktor-faktor apa sajakah yang menyebabkan kebiasaan menyontek siswa di MTs. DDI Segeri Kec. Segeri? 3) Bagaimanakah dampak kebiasaan menyeontek kebiasaan menyontek siswa MTs. DDI Segeri Kec. Segeri? Tujuan Penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui gambaran kebiasaan menyontek siswa di MTs. DDI Segeri Kec. Segeri. 2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kebiasaan menyontek siswa di MTs. DDI Segeri Kec. Segeri. 3) Untuk mengetahui dampak kebiasaan menyontek siswa MTs. DDI Segeri Kec. Segeri. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, dengan subjek penelitian sebanyak 2 orang siswa. Jenis penelitian yang dipergunakan adalah penelitian kualitatif, untuk menguji kebiasaan menyontek siswa di MTs. DDI Segeri Kec. Segeri Berdasarkan hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa: 1) Gambaran bentuk perilaku kebiasaan menyontek AAS dan JS adalah AAS yaitu AAS memiliki kebiasaan menyontek dengan cara menggunakan smartphone pada saat ujian, bertukar soal ujian, mengawasi pengawas dan berguman, sedangkan permasalahan yang dihadapi oleh JS yaitu memiliki kebiasaan menyontek dengan cara menggunakan catatan kecil atau foto copy materi, membacakan jawaban, memperlihatkan jawaban secara langsung, gelisah dan mengawasi pengawas. 2) Faktor penyebab AAS memiliki kebiasaan menyontek yaitu karena tidak adanya perhatian dari orang tua yang bercerai dan AAS hanya tinggal dengan neneknya dan JS memiliki kebiasaan menyontek yaitu karena dorongan dari orang tua yang selalu membanding-bandingkan JS dengan adiknya untuk memperoleh nilai atau peringkat yang bagus. 3) Penanganan permasalahan kebiasaan menyontek AAS dan JS yaitu dengan menggunakan teknik behavior contrak melalui beberapa pendekatan guna mencari informasi dan penyebab permasalahan yang dihadapi AAS dan JS serta membantu mengentaskan masalahnya dan beriktiar untuk tidak menyontek lagi
Skripsi & TesisPenerapan Teknik Permainan Tradisional dalam Bimbingan Kelompok terhadap Perilaku Phubbing Mahasiswa di STKIP AM
ABDUL KARIM, 2020. Penerapan Teknik Permainan Tradisional dalam Bimbingan Kelompok Terhadap Perilaku Phubbing Mahasiswa STKIP Andi Matappa Dibimbing oleh: Bapak Muhammad Ilham Bakhtiar sebagai pembimbing 1 dan Ibu A. Aztri Fithrayani sebagai pembimbing 2. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana gambaran tingkat perilaku phubbing mahasiswa di STKIP Andi Matappa? 2) Apakah penerapan permainan tradisional dalam bimbingan kelompok dapat mengurangi perilaku phubbing mahasiswa di STKIP Andi Matappa?. Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui gambaran tingkat perilaku phubbing mahasiswa di STKIP Andi Matappa? 2) Untuk mengetahui apakah penerapan permainan tradisional dalam bimbingan kelompok dapat mengurangi perilaku phubbing mahasiswa di STKIP Andi Matappa? Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket perilaku Phubbing, dengan sampel penelitian sebanyak 10 orang mahasiswa STKIP Andi Matappa. Pendekatan penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dan jenis penelitiannya adalah penelitian eksperimen. Untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dikemukakan bahwa: 1) Gambaran tingkat perilaku phubbing mahasiswa di STKIP Andi Matappa sebelum diberikan teknik permainan tradisional dalam bimbingan kelompok melalui gobak sodor berada pada kategori tinggi dan sangat tinggi, akan tetapi setelah diberikan permainan tradisional gobak sodor terlihat bahwa perilaku phubbing mahasiswa menurun pada kategori rendah, ini dikarenakan permainan gobak sodor merupakan permainan aktif dengan individu lainnya saling berbagi dan bercanda sehingga dapat membangun sikap sosial yang sedikit terkikis oleh game online. 2) Penerapan permainan tradisional dalam bimbingan kelompok dapat mengurangi perilaku phubbing mahasiswa di STKIP Andi Matappa, hal ini terlihat dari keseriusan mahasiswa mengikiti permainan tradisional gobak sodor dan berinteraksi dengan teman-teman disekitarnya
Skripsi & TesisPengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Realistik pada Siswa SMP Negeri 3 Satap Tondong Tallasa
NURMI 916842020016 โPengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Realistik pada siswa SMPN 3 Satapโ. Jurusan ilmu pendidikan, program studi matematika Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa, Dibimbing oleh Rahmat Kamaruddin,S.Pd.,M.Pd sebagai pembimbing I dan Firdha Razak, S.Pd.,M.Pd sebagai pembimbing II. Peneitian ini adalah penelitian pengembangan (Thiagarajan) pengembangan perangkat pembelajaran matematika realistik pada siswa SMPN 3 Satap Tondong Tallasa. Prosedur pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Thiagarajan atau 4-D yang meliputi 3 tahap yaitu tahap pendefinisian, tahap tahap perancangan dan tahap pengembangan. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan dengan pendekatan realistik mengalami beberapa kali revisi sehingga didapatkan hasil perangkat pembelajaran yang valid dan efektif. Adapun hasil validasi perangkat pembelajaran matematika realistik yaitu validasi RPP dikategori valid, divalidasi LKS dikategori sangat valit. dan hasil dari 5 orang siswa yang telah mengerjakan LKS I, LKS II, LKS III adalah 80 (memenuhi KKM).
Skripsi & TesisUraian Kesalahan Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Berdasarkan Prosedur Newman
Rostina, 2020. Deskripsi Kesalahan Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Berdasarkan Prosedur Newman pada Mahasiswa semester III STKIP Andi Matappa. Skripsi. Dibimbing oleh Vivi Rosida, S.Pd.,M.Pd dan Ahmad Budi Sutrisno, S.Pd.,M.Pd. Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Andi Matappa Pangkep. Masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal soal cerita dengan menggunakan soal tes di mahasiswa semester III STKIP Andi Matappa. Tujuan penelitian ini yang untuk mendeskripsikan kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal cerita dengan menggunakan soal tes paada mahasiswa semester III STKIP Andi Matappa. Penelitian ini menggunakan jenis penilian deskriptif kualitatif terhadap 4 subjek penelitian yang merupakan mahasiswa semester III STKIP Andi Matappa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis dan wawancara. Analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, display data, verifikasi dan penegasan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesalaham mahasiswa dalam menyelesaikan soal cerita semester III STKIP Andi Matappa masi tergolong banyak yang melakukan kesalahan memahami masalah, transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban.
Skripsi & TesisPenerapan Mind Mapping dalam Bimbingan Kelompok terhadap Peningkatan Kemampuan Perencanaan Karir Mahasiswa
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana gambaran tingkat kemampuan perencanaan karir mahasiswa di STKIP Andi Matappa Pangkep? 2) Apakah penerapan Mind Mapping dalam bimbingan kelompok dapat meningkatkan kemampuan perencanaan karir mahasiswa di STKIP Andi Matappa Pangkep?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) untuk mengetahui gambaran tingkat kemampuan perencanaan karir mahasiswa di STKIP Andi Matappa Pangkep. 2) Untuk mengetahui penerapan mind mapping dalam bimbingan kelompok dapat meningkatkan kemampuan perencanaan karir mahasiswa di STKIP Andi Matappa Pangkep. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket, dengan sampel penelitian sebanyak 10 orang siswa dari mahasiswa STKIP Andi Matappa Pangkep TA 2020 dengan populasi 92 orang siswa di STKIP Andi Matappa Pangkep. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian kuantitatif. untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan dengan menggunakan uji-z Berdasarkan hasil penelitian maka dapat ditarik kesimpulan bahwa 1) Gambaran tingkat kemampuan perencanaan karir mahasiswa STKIP Andi Matappa Pangkep sebelum diberikan mind mapping dalam bimbingan kelompok berada pada kategori "sedang" akan tetapi setelah diberikan mind mapping dalam bimbingan kelompok meningkat yaitu berada pada kategori "Tinggi". 2) Mind mapping dalam bimbingan kelompok sangat berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan perencanaan karir mahasiswa. Hal ini berarti kemampuan perencanaan karir mahasiswa meningkat setelah diberikan mind mapping dalam bimbingan kelompok. Artinya bahwa semakin sering diterapkan mind mapping dalam bimbingan kelompok maka kemampuan perencanaan karir mahasiswa semakin meningkat.