Tahun: 2023
76 dokumen ditemukan
Meningkatkan Kemampuan Berhitung Permulaan Melalui Metode Bernyanyi Berbantuan Sarana Flash Card Siswa Kelas I SD Negeri 51 Toli-toli
Hairul Soleh, 2024. Meningkatkan Kemampuan Berhitung Permulaan Melalui Metode Bernyanyi Berbantuan Media Flash Card Pada Siswa Kelas I SD Negeri 51 Toli-Toli. Skripsi dibimbing oleh Ahmad Budi Sutrisno dan Rustinah, Program Studi Pendidikan Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk meningkatkan kemampuan berhitung permulaan siswa kelas I SD Negeri 51 Toli-Toli melalui metode bernyanyi berbantuan media flash card. Masalah utama penelitian ini adalah: Pembelajaran kemampuan berhitung siswa di kelas I masih rendah. Sehingga perlu adanya metode yang tepat untuk meningkatkan kemampuan berhitung permulaan. Metode yang digunakan yaitu metode bernyanyi berbantuan media flash card dapat meningkatkan kemampuan berhitung permulaan siswa kelas I SD Negeri 51 ToliToli. Penelitian ini dilakukan terhadap 20 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas I SD Negeri 51 Tli-Toli. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen angket dan observasi. Analisis data dengan tes kemampuan berhitung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bernyanyi berbantuan media flash card dapat meningkatkan kemampuan berhitung permulaan pada siswa kelas I SD Negeri 51 Toli-Toli. Hal ini dibuktikan pada data hasil tes kemampuan berhitung permulaan pada siklus I sebanyak 14 siswa berada pada kategori tuntas dengan persentase skor 75 % dan 6 siswa berada pada kategori belum tuntas dengan persentase skor 25 %. Sedangkan pada siklus II sebanyak 19 siswa berada pada kategori tuntas dengan persentase skor 79 % dan 1 siswa berada pada kategori belum tuntas dengan persentase skor 21 %. Berdasarkan hasil tes kemampuan berhitung permulaan siswa siklus I dan siklus II maka dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berhitung permulaan siswa.
Skripsi & TesisPenerapan Pembelajaran Model Pengembangan Moral Kognitif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar PPKn dan Karakter Bergotong Royong Siswa SDN 26 Tamanroja
Rahmawati Ali, 2024. Penerapan Pembelajaran Model Pengembangan Moral Kognitif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar PPKn dan Karakter Bergotong Royong Siswa SDN 26 Tamanroja. Skripsi dibimbing oleh Pattola Muhajir dan Rahmat Kamaruddin, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PPKn dan karakter bergotong royong siswa kelas IV SDN 26 Tamanroja melalui model pembelajaran pengembangan moral kognitif. Masalah utama penelitian ini adalah: hasil belajar mata pelajaran PPKn masih rendah serta karakter bergotong royong siswa di kelas IV masih rendah. Sehingga perlu adanya model pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan hasil belajar PPKn dan karakter bergotong royong siswa kelas IV SDN 26 Tamanroja. Penelitian ini dilakukan terhadap 28 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas IV SDN 26 Tamanroja. Pengumpulan data dengan menggunakan angket, observasi, dokumentasi, dan data tes hasil belajar. Analisis data dengan kemampuan siswa yang diperoleh melalui tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) hasil belajar PPKn siswa kelas IV SDN 26 Tamanroja sebelum diberi soal tes kemampuan pola hidup gotong royong berada pada kategori cukup serta karakter yang masih kurang, (2) pola hidup gotong royong dan hasil belajar PPKn siswa kelas IV mengalami peningkatan setelah diberi soal tes dengan model pembelajaran pengembangan moral kognitif dan pembiasaan melakukan gotong royong dengan presentase 90% yang berada pada kategori baik sekali.
Skripsi & TesisPeningkatan Keterampilan Menulis Karangan Narasi Menggunakan Sarana Gambar Berseri Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 5 Amputtang
Nurrahmah, 2023. Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan Narasi Menggunakan Media Gambar Berseri Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 5 Amputtang. Skripsi ini. Dibimbing oleh A Shyam Sarjani Alam, S.T., S.Pd., M.Pd, dan Ahmad Budi Sutrisno, S. Pd., M.Pd, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. keterampilan menulis sebagai salah satu dari keempat aspek keterampilan yang merupakan kegiatan produktif dan efektifitas. Menulis adalah suatu proses dalam penyampaian ide, informasi, sikap, dan argumen kepada pembaca dengan lambang bahasa untuk mencapai maksud dan tujuan. Dengan demikian, mengarang atau menulis merupakan aktivitas menuangkan ide/gagasan ke dalam sebuah karya tulis dengan tujuan tertentu yang biasa dituangkan dalam bentuk tulisan maupun lisan. Adapun dalam penelitian ini berfokus pada keterampilan menulis karangan narasi dengan menerapkan media gambar berseri pada siswa kelas IV SD Negeri 5 Amputtang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah dengan Penerapan media gambar berseri dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi pada murid kelas IV SDN 5 Amputtang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) terhadap 12 siswa kelas IV di SDN 5 Amputtang. Pengumpulan data menggunakan instrumen observasi kegiatan guru dan siswa, tes keterampilan menulis karangan narasi. Analisis data menggunakan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I keterampilan berbicara siswa memiliki nilai rata-rata 60 dan pada siklus II memiliki nilai rata-rata 85,8. Selain itu, persentase ketuntasan siswa pada siklus I sebanyak 76 % dan siklus II 82,3%. Sehingga dapat dikatakan bahwa terjadi peningkatan keterampilan menulis karangan narasi dengan menerapkan media gambar berseri pada siswa kelas IV SDN 5 Amputtang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peningkatan keterampilan menulis karangan narasi menggunakan media gambar berseri dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 5 Amputtang. peningkatan keterampilan menulis karangan narasi siswa tidak terlepas dari perbaikan aktivitas mengajar guru dalam menggunakan media gambar berseri yang dimana gambar berseri dapat menerjemahkan ide-ide abstrak kedalam bentuk yang lebih nyata.
Skripsi & TesisPengaruh tehnik biblioterapi dalam konseling kelompok untuk meningkatkan minat membaca siswa SMA Muhammadiyah Pangkajene
Sifa Fauziah, 2024. Pengaruh tehnik biblioterapi dalam konseling kelompok untuk meningkatkan minat membaca siswa SMA Muhammadiyah Pangkajene. Skripsi, Dibimbing oleh Ilham Bakhtiar, dan A. Aztri Fithrayani Alam, Program Studi Bimbingan dan Konseling STKIP Andi Matappa. Penelitian ini menelaah pengaruh teknik Biblioterapi dalam konseling kelompok untuk meningkatkan minat membaca siswa di SMA Muhammadiyah Pangkajene. Masalah utama penelitian ini adalah: (1) Bagaimana gambaran pelaksanaan teknik biblioterapi untuk meningkatkan minat baca siswa SMA Muhammadiyah Pangkajene, (2) Bagaimana tingkat prilaku sebelum dan sesudah penerapan teknik Biblioterapi di SMA Muhammadiya Pangkajene,(3) Apakah ada pengaruh teknik biblioterapi terhadap minat baca siswa SMA Muhammadiya Pangkajene. (1) Untuk mengetahui gambaran pelaksanaan teknik biblioterapi dalam meningkatkan minat baca siswa SMA Muhammadiyah Pangkajene,(2) Untuk mengetahui tingkat prilaku sebelum dan sesudah pemberian teknik Biblioterapi di SMA Muhammadiyah Pangkajene,(3) Untuk mengetahui adakah pengaruh teknik biblioterapi terhadap minat baca siswa SMA Muhammadiyah Pangkajene. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini sebanyak 89 siswa dengan sampel penelitian 16 siswa . Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu proposive sampel . Pengumpulan data dengan menggunakan Wilcoxon Matched Pairs . yaitu z-hitung. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) adapun gambaran pelaksanaan teknik biblioterapi ini meliputi biblioterapi focus konseli, biblioterapi fukus katarisis, biblioterapi kongnitif-efektif, Biblioterapi Prilaku,(2) gambarang tingkat rendahnya minat membaca siswa sebelum di berikan prilaku berada pada kategori rendah dan setelah diberikan perlakuan berada pada kategori tinggi,dan (3)terdapat pengaruh penerapan teknik biblkioterapi dalam konseling kelompok untuk meningkatkan minat membaca siswa SMA Muhammadiyah Pangkajene, penerapan ini efektif digunakan di SMA Muhammadiyah Pangkajene dalam hal meningkatkan minat membaca siswa.
Skripsi & TesisPenerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament Dengan Strategi Pembelajaran Crossword Puzzle dapat Meningkatkan Keaktifan Belajar IPA Pada Siswa Kelas IV UPT SD Negeri 21 Bontorannu
Hardianti, 2023. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament Dengan Strategi Pembelajaran Crossword Puzzle dapat Meningkatkan Keaktifan Belajar IPA Pada Siswa Kelas IV UPT SD Negeri 21 Bontorannu. Skripsi. Dibimbing oleh Ahmad Budi Sutrisno dan Drs. H. Muhammad Zaid. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa Pangkep. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar IPA melalui model pembelajaran Teams Games Tournament dengan strategi pembelajaran Crossword Puzzle pada kelas IV SD Negeri 21 Bontorannu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian siswa kelas IV SD Negeri 21 Bontorannu. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam dua siklus yang pada siklusnya terdapat empat tahapan yaitu 1) Tahap perencanaan, 2) Tahap pelaksanaan, 3) Tahap observasi, 4) Tahap refleksi. Tindakan yang diberikan kepada siswa berupa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament dengan strategi pembelajaran crossword puzzle untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa pada pembelajaran IPA. Teknik pengumpulan data berupa observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament dengan strategi pembelajaran crossword puzzle dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa pada pembelajaran IPA pada siswa kelas IV SD Negeri 21 Bontorannu, hal ini dibuktikan pada data hasil observasi keaktifan belajar siswa pada siklus I rata-rata nilai 61%, jika skor rata-rata tersebut dimasukkan kedalam kategori maka akan berada pada kategori cukup aktif (CA) pada siklus I masih ada kendala sehingga dilakukan evaluasi dan perbaikan pada siklus II data yang diperoleh dari hasil observasi keaktifan belajar siswa diperoleh rata-rata nilai yang dicapai 87% yang berada pada kategori sangat aktif (SA).
Skripsi & TesisPeningkatan Keterampilan Membaca Pemahaman Melalui Strategi KWL (Know-Want-Learned) pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SD Negeri 21 Bontorannu.
Silga Utami Tenri Ati, 2023. Peningkatan Keterampilan Membaca Pemahaman Melalui Strategi KWL (Know-Want-Learned) pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SD Negeri 21 Bontorannu. Skripsi ini di bimbing oleh A. Aminullah Alam dan Ahmad Budi Sutrisno. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa Pangkep. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa melalui strategi KWL (Know-Want-Learned) pada kelas IV SD Negeri 21 Bontorannu. Masalah utama penelitian ini adalah : apakah KWL (KnowWant-Learned) dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IV SD Negeri 21 Bontorannu. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas IV SD Negeri 21 Bontorannu yang berjumlah 18 siswa. Objek penelitian ini adalah kemampuan membaca pemahaman siswa melalui strategi Know-Want-Learn (KWL). Penelitian tindakan dilakukan melalui dua siklus yang pada tiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Tindakan yang diberikan kepada siswa berupa penerapan strategi Know-Want-Learn (KWL) untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan pengamatan/observasi, tes kemampuan membaca pemahaman, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis analisis deskriptif dan analisis kualitatif. Analisis kuantitatif digunakan untuk data yang diperoleh dari tes keterampilan membaca pemahaman siswa sebelum dan sesudah diberi tindakan. Analisis kualitatif digunakan untuk data kualitatif yang berupa observasi dan dokumentasi tugas siswa. Hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi Know-Want-Learn (KWL) dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV SD Negeri 21 Bontorannu, Kec. Bungoro, Kab. Pangkep. Hal ini dapat dibuktikan pada data hasil tes keterampilan membaca pemahaman siswa pada siklus I rata-rata nilai 61%, jika skor rata-rata tersebut dimasukkan kedalam kriteria nilai tes keterampilan membaca pemahaman berada dalam kategori sedang (S), karena pada siklus I masih mengalami beberapa kendala sehingga dilakukan evaluasi dan perbaikan pada siklus II dan data yang diperoleh dari hasil tes keterampilan membaca siswa rata-rata nilai yang dicapai 79,11% atau berada dalam kategori tinggi (T). Persentase klasikal keterlaksanaan aktivitas belajar siswa yang telah memenuhi syarat keberhasilan penelitian ini.
Skripsi & TesisPengaruh sarana Interaktif Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas V SDN 6 Lokkasaile
HERMAWAN, 2024 Pengaruh Media Interaktif Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas V Sdn 6 Lokkasaile. Dibimbing oleh (I) Rahmat Kamaruddin (II) A.Shyam Sarjani Alam.. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Masalah utama penelitian ini adalah untuk mengetahui 2024 Pengaruh Media Interaktif Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas V Sdn 6 Lokkasaile. Penenlitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian PreEksperimen. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas dan variabel terikat dengan desain penelitian yang digunakan One grup Pretest dan Postest. Pengumpulan data menggunakan instrument Observasi aktivitas guru dan siswa, Tes hasil belajar, dan angket motivasi belajar.dalam penelitian ini menggunakan analisis Deskriptif dan analisis inferensial uji normalitas dan uji hipotesis menggunakan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian penggunaan media interaktif Quizziz dalam kegiatan pembelajaran menunjukkan hasil skor motivasi siswa adalah 85% berada pada kategori sedang, sedangkan skor hasil belajar sisiwa menunjukkan peningkatan dari skor 58,25 menjadi 83,81. Hasil uji normalitas menggunakan kolmogrov-smirnow dengan nilai signifikansi 0,29> 0,05 membuktikan bahwa nilai residual berdistribusi normal. Hasil uji hipotesis Hasil uji paired sample T-test menunjukkan angka yang signifikan antara pretest dengan posttes dengan nilai signifikan (2-tailed) p= 0.000 ΒΏ 0,05 nol hipotesis H0 pada penelitian ini ditolak dan hipotetis alternatif H1 diterima dimana terdapat perbedaan yang mencolok antara kedua test
Skripsi & TesisPerilaku Hiperaktif Siswa dan Penanganannya (Studi Kasus Terhadap 1 Orang Siswa di MAN Pangkep
Ayu Lestari Hasan, 2023. Perilaku hiperaktif dan penanganannya (Studi kasus pada siswa di MAN Pangkep). Skripsi. Dibimbing oleh Salmiati S.Pd., M.Pd dan A.Aztri Fithrayani Alam,Sh. Program studi Bimbingan Dan Konseling STKIP Andi Matappa. Penelitian ini menelaah perilaku hiperaktif siswa dan penanganannya (Studi kasus pada siswa di MAN Pangkep). Masalah utama peneliti ini adalah (1) bagaimanakah gambaran perilaku hiperaktif siswa di MAN Pangkep, (2) faktorfaktor apa sajakah yang menyebabkan siswa memiliki perilaku hiperaktif di MAN Pangkep, dan (3) Upaya apa yang dilakukan guru Bimbingan dan konseling dalam menangani perilaku hiperaktif siswa di MAN Pangkep. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus terhadap 1 orang siswa di MAN pangkep. Pengumpulan data dengan menggunakan instrument observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Gambaran perilaku hiperaktif siswa, yaitu mudah terganggu rangsangan dari luar, membolos dan jarang mengikuti proses belajar- mengajar, merasa takut jika membuat guru marah sehingga dia hanya diam dan tidak merespon ketika guru mengajukan pertanyaan, mengalihkan perhatian ketika guru melaksanakan proses belajar-mengajar, mengacuhkan perkataan orang tua ataupun guru, tidak peduli dengan nasehat dari siapapun, merobek buku temannya ketika tidak diberikan contekan, berbuat usil kepada teman-temannya, nilainya tidak memuaskan dan tergolong sangat rendah karena setiap ulangan selalu remedial. (2) Faktor-faktor yang menyebabkan siswa memiliki perilaku hiperaktif, yaitu pola asuh orang tua, ringan tangan kepada anak, faktor kesulitan ketika dilahirkan, faktor lingkungan, pengaruh pergaulan, kurangnya pengawasan dari orang tua, faktor ekonomi, faktor pemanjaan dan orientasi kesenangan, dan (3) Upaya yang dilakukan guru bimbingan dan konseling dalam menangani perilaku hiperaktif siswa, yaitu pemberian layanan informasi, konseling individu menggunakan pendekatan kontrak perilaku, melakukan komunikasi dengan orang tua siswa, memberikan motivasi, menasehati dengan lisan, dan memberikan penghargaan setiap melakukan hal baik.
Skripsi & TesisPeningkatan Keterampilan Menulis Permulaan Melalui Metode SAS (Satructural Analitik Sintetik) dengan Menggunakan Sarana Kartu Kata Pada Siswa Kelas I SDN 11 Padangtangaraya
Reski Amalia,2023, Penggunaan Metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) Berbantuan Media Kartu Kata Dapat Meningkatkan Keterampilan Menulis Permulaan Pada Siswa Kelas 1 SD Negeri 11 Padangtangaraya, Kab.Pangkep. Skripsi.Dibimbing Oleh Amrullah Mahmud,dan A.Jaya Alam,.Program Studi Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa Pangkep. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis permulaan dengan menggunakan Metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) pada siswa kelas 1 Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian berjumah 6 siswa. Objek penelitian ini adalah keterampilan menulis permulaan siswa dengan menggunakan Metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) berbantuan media kartu kata. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam dua siklus yang pada siklusnya terdapat empat tahapan yaitu 1) tahap perencanaan, 2) tahap pelaksanaan, 3) tahap observasi, 4) tahap refleksi. Tindakan yang diberikan pada siswa berupa penggunaan Metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) berbantuan media kartu kata untuk meningkatkan keterampilan menulis permulaan siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data berupa observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data analisis deskriptif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dapat disimpulkan bahwa penggunaan Metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) berbantuan media kartu kata dapat meningaktkan keterampilan menulis permulaan pada pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas 1.hal ini dibuktikan pada data hasil observasi keterampilan menulis permulaan pada Pra siklus rata-rata nilai 61,66% dan berada pada kategori cukup pada siklus I rata βrata nilai 72,25% d berada pada kategori baik pada siklus I masih ada kendala sehingga dilakukan perbaikan pada siklus II data yang diperoleh dari hasil observasi keterampilan menulis permulaan Pada siklus II adalah 86,61% yang berada pada kategori baik
Skripsi & TesisPeningkatkan Keaktifan dan Kreativitas Belajar berbantuan Sarana Pop UP Buku Dengan Model PAKEM Siswa Kelas V SDN 1 Labakkang
Alfira Sri Rahayu, 2024. Peningkatkan Keaktifan dan Kreativitas Belajar berbantuan Media Pop UP Book Dengan Model PAKEM Siswa Kelas V SDN 1 Labakkang. Skripsi dibimbing oleh A. Aminullah Alam dan Ahmad Budi Sutrisno, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreaktifan dan kreativitas belajar siswa kelas V melalui penerapan model pembelajaran PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan) dengan bantuan media pop-up book. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Subjek penelitian terdiri dari 22 siswa kelas V sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan penilaian hasil karya siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada keaktifan dan kreativitas belajar siswa. Pada siklus I, tingkat keaktifan siswa masih kategori kurang aktif dan kreativitas dengan kategori kurang kreatif. Siklus II menunjukkan peningkatan dengan keaktifan kategori sangat aktif dan kreativitas dengan kategori sangat kreatif. Penggunaan media pop-up book dalam model PAKEM terbukti efektif dalam menstimulasi partisipasi aktif dan daya imajinasi siswa. Kesimpulannya, penerapan model PAKEM berbantuan media pop-up book dapat meningkatkan keaktifan dan kreativitas belajar siswa kelas V secara optimal. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode dan media serupa untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat sekolah dasar.
Skripsi & TesisPengaruh Model Pembelajaran Contekstual Teaching and Learning (CTL) Berbantuan Quizizz Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SDN 18 Tumampua I
Muhammad Ilham, 2023. Pengaruh Model Pembelajaran Contekstual Teaching and Learning (CTL) Berbantuan Quizizz terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SDN 18 Tumampua I. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. STKIP Andi Matappa. Dibimbing Oleh A. Shyam Sarjani Alam dan Firdha Razak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Contekstual Teaching and Learning (CTL) berbantuan Quizizz terhadap hasil belajar IPA Siswa Kelas V SDN 18 Tumampua I. Jenis penelitian yaitu Pre-Eksperimental dengan populasi Siswa kelas V SDN 18 Tumampua I. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampel random, sehingga diperoleh sampel penelitian yakni siswa kelas V A SDN 18 Tumampua I. Instrument yang digunakan yaitu tes hasil belajar (Posttest) dan Angket Respon Siswa. Analisis data yang digunakan yaitu analisis data deskritif, analisis data inferensial dan (Uji Regresi). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil Analisis secara deskriptif hasil belajar siswa dengan model Contekstual Teaching and Learning (CTL) berbantuan Quizizz berada pada 86,79%. Adapun hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji regresi dengan diperoleh nilai signifikan 0,162 > P value = 0,05 berarti H0 ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Contekstual Teaching and Learning (CTL) berbantuan Quizizz terhadap hasil belajar IPA siswa SDN 18 Tumampua I.
Skripsi & TesisAnalisis Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal Trigonometri Mahasiswa STKIP AM
Serly Marcelina Parinsi, 2023. Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal Trigonometri Mahasiswa STKIP Andi Matappa. Skripsi. Dibimbing oleh Ahmad Budi Sutrisno, dan Andi Yunarni Yusri, Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta untuk mengetahui tingkat kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam menyelesaikan soal trigonometri berdasarkan indikator Focus, Reason, Inference, Situation, Clarity, Overview (FRISCO). Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskripsi kualitatif. Subjek penelitian terhadap 6 mahasiswa pendidikan matematika tahun ajaran 2022/2023 di STKIP Andi Matappa. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen tes dan wawancara. Triangulasi dalam pengecekan data menggunakan triangulasi waktu dan sumber. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa subjek EA pada soal nomor 1 berdasarkan tabel kriteria kemampuan berpikir kritis masuk pada kateogi sedang. Pada soal nomor 2, 3, 4 dan 5 berada pada kategori tinggi. Subjek MM pada soal nomor 1 berdasarkan tabel kriteria kemampuan berpikir kritis masuk pada kategori sedang. Pada soal nomor 3 masuk pada kategori sedang. Pada soal nomor 2, 4 dan 5 masuk pada kategori tinggi. Subjek NR pada soal nomor 1 dan 2 berdasarkan tabel kriteria kamampuan berpikir kritis masuk pada kategori sedang. Pada soal nomor 3 masuk pada kategori tinggi. Pada soal nomor 4 dan 5 masuk pada kategori sedang. Subjek MW pada soal nomor 1,2, 3 dan 4 berdasarkan tabel kriteria kemampuan berpikir kritis masuk pada kategori sedang. Pada soal nomor 5 masuk pada kategori tinggi. Subjek SY pada soal nomor 1 berdasarkan tabel kriteria kemampuan berpikir kritis masuk pada ketegori sedang. Pada soal nomor 2,3,4 dan 5 masuk pada kategori rendah. Subjek AE pada soal nomor 1 berdasarkan tabel kriteria kemampuan berpikir kritis masuk pada kategori sedang. Pada soal nomor 2,3 dan 5 masuk pada kategori rendah.
Skripsi & TesisPeningkatan Keterampilan Bertanya Melalui Pendekatan Saintifik Pada Siswa Kelas V SD Negeri 22 Tondongkura
Nuraeni.N, 2022. Peningkatan keterampilan bertanya melalui pendekatan saintifik pada siswa kelas V SD Negeri 22 Tondongkura. Skripsi dibimbing oleh Firdha Razak dan A.Jaya ALam. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini menelaah tentang penerapan menggunakan pendekatan saintifik untuk meningkatkan keterampilan bertanya siswa kelas V SD Negeri 22 Tondongkura. Masalah utama penelitian ini adalah: apakah dengan menggunakan pendekatan saintifik dapat meningkatkan keterampilan bertanya pada siswa kelas V di SD Negeri 22 Tondongkura. Tujuan penelitian ini yaitu: untuk meningkatkan keterampilan bertanya siswa menggunakan pendekatan saintifik pada siswa kelas V SD Negeri 22 Tondongkura. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus terhadap 28 subjek penelitian yaitu siswa kelas V SD Negeri 22 Tondongkura. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen, lembar observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis persentase dan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan pendekatan saintifik dapat meningkatkan keterampilan bertanya pada siswa kelas V di SD Negeri 22 Tondongkura. Dapat dilihat pada siklus I tes keterampilan bertanya ada 4 siswa yang mencapai kategori sangat baik, 8 siswa mendapatkan kategori baik, ada 14 siswa yang mendapat kategori cukup, yang mendapat kategori kurang ada 1 siswa, dan yang mendapat kategori kurang sekali ada 1 siswa. Pada siklus II tes keterampilan bertanya ada 23 siswa yang mendapat kategori sangat baik, 4 siswa mendapatkan kategori cukup, sedangkan siswa yang mendapat kategori kurang dan kurang sekali adalah tidak ada. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: pendekatan saintifik dapat meningkatkan keterampilan bertanya siswa pada mata pelajaran Tematik di kelas V. Ketuntasan hasil keterampilan bertanya siswa di ketahui dari tes bertanya siswa. Selain itu keaktifan siswa dalam mengikuti pelajaran juga meningkat hal ini di tandai dengan meningkatnya keaktifan siswa dan rasa percaya diri siswa dalam bertanya, menjawab pertanyaan dan mengemukakan pendapat.
Skripsi & TesisPeningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Pendekatan Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Pada Mata Pelajaran IPA di Kelas IV SDN 21 Galla Raya
Rachmatullah, 2023. Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Pendekatan Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Pada Mata Pelajaran IPA di Kelas IV SDN 21 Galla Raya. Skripsi. Dibimbing oleh Aztri Fitrayani dan Firda Razak. Program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang menelaah penerapan pendekatan pembelajaran Contextual Teaching And Learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas IV SDN 21 Galla Raya. Masalah utama peneliti ini adalah Apakah pendekatan pembelajaran Contextual Teaching And Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas IV SD Negeri 21 Galla Raya. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 21 Galla Raya dengan jumlah 15 orang siswa yang terdiri dari 10 orang siswa perempuan dan 5 orang siswa laki-laki. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi dan tes hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Hasil penelitian siklus I, data menunjukkan adanya peningkatan yang siswa tuntas ada tujuh orang siswa, dengan presentase ketuntasan 46,67% dari 15 orang siswa kelas IV. Hasil penelitian siklus II, data menunjukkan adanya peningkatan yang dimana siswa yang tuntas ada 14 orang, dengan presentase 93,33% dari 15 siswa yang aktif pada kelas IV. Siklus II pembelajaran IPA sudah selesai sesuai target, maka penelitian mengenai peningkatan hasil belajar IPA melalui pendekatan pembelajaran Contexual Teaching And Learning ini tidak dilanjutkan pada siklus selanjutnya karena sudah tuntas secara individual yakni melebihi KKM 70 dan tuntas secara klasikal yakni 85% dari keseluruhan siswa sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPA dengan menggunakan pendekatan Contextual Teaching Learning dapat meningkatkan hasil belajar pada kelas IV di SDN 21 Galla Raya.
Skripsi & TesisPeningkatan keterampilan bertanya melalui pendekatan saintifik pada siswa kelas V SD Negeri 22 Tondongkura
Nuraeni.N, 2022. Peningkatan keterampilan bertanya melalui pendekatan saintifik pada siswa kelas V SD Negeri 22 Tondongkura. Skripsi dibimbing oleh Firdha Razak dan A.Jaya ALam. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini menelaah tentang penerapan menggunakan pendekatan saintifik untuk meningkatkan keterampilan bertanya siswa kelas V SD Negeri 22 Tondongkura. Masalah utama penelitian ini adalah: apakah dengan menggunakan pendekatan saintifik dapat meningkatkan keterampilan bertanya pada siswa kelas V di SD Negeri 22 Tondongkura. Tujuan penelitian ini yaitu: untuk meningkatkan keterampilan bertanya siswa menggunakan pendekatan saintifik pada siswa kelas V SD Negeri 22 Tondongkura. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus terhadap 28 subjek penelitian yaitu siswa kelas V SD Negeri 22 Tondongkura. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen, lembar observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis persentase dan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan pendekatan saintifik dapat meningkatkan keterampilan bertanya pada siswa kelas V di SD Negeri 22 Tondongkura. Dapat dilihat pada siklus I tes keterampilan bertanya ada 4 siswa yang mencapai kategori sangat baik, 8 siswa mendapatkan kategori baik, ada 14 siswa yang mendapat kategori cukup, yang mendapat kategori kurang ada 1 siswa, dan yang mendapat kategori kurang sekali ada 1 siswa. Pada siklus II tes keterampilan bertanya ada 23 siswa yang mendapat kategori sangat baik, 4 siswa mendapatkan kategori cukup, sedangkan siswa yang mendapat kategori kurang dan kurang sekali adalah tidak ada. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: pendekatan saintifik dapat meningkatkan keterampilan bertanya siswa pada mata pelajaran Tematik di kelas V. Ketuntasan hasil keterampilan bertanya siswa di ketahui dari tes bertanya siswa. Selain itu keaktifan siswa dalam mengikuti pelajaran juga meningkat hal ini di tandai dengan meningkatnya keaktifan siswa dan rasa percaya diri siswa dalam bertanya, menjawab pertanyaan dan mengemukakan pendapat.
Skripsi & TesisPenerapan Metode Multisensori Menggunakan Sarana Balok Huruf Untuk Mengatasi Anak Yang Mengalami Kesulitan Membaca (Disleksia) Pada Siswa Kelas 3 SD Negeri 30 Satanger
Rina Dewi Puspita Sari, 2022. Penerapan Metode Multisensori Menggunakan Media Balok Huruf Untuk Mengatasi Anak Yang Mengalami Kesulitan Membaca (Disleksia) Pada Siswa Kelas 3 SD Negeri 30 Satanger. Skripsi. Dibimbing oleh Salmiati dan A. Jaya Alam Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa Pangkep. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi anak yang mengalami kesulitan membaca (Disleksia) dengan metode Multisensori menggunakan media Balok Huruf pada siswa kelas 3 SDN 30 Satanger. Masalah utama penelitian ini adalah : Bagaimana Penerapan metode multisensori menggunakan media balok huruf untuk mengatasi anak yang mengalami kesulitan membaca (disleksia) siswa kelas 3 SDN 30 Satanger. Tujuan penelitian ini yaitu: untuk mengatasi anak yang mengalami kesulitan membaca (disleksia) melalui penerapan metode Multisensori menggunaan media Balok Huruf pada siswa kelas 3 SDN 30 Satanger. Penelitian ini menggunakan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) terhadap 17 subjek penelitian yang nerupakan siswa kelas 3 SDN 30 Satanger. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen observasi. Analisis data dengan cara manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:Kesulitan membaca (disleksia) pada siswa sebelum menggunakan metode multisensori dan media balok huruf belum mengalami perubahan, sedangkan setelah menggunakan metode multisensori dan media balok huruf sudah mengalami perubahan yaitu terjadi peningkatan kemampuan membaca siswa sehingga berkurangnya siswa yang mengalami kesulitan membaca (disleksia). Pada siklus I dinyatakan belum tuntas karena masih ada beberapa indikator yang belum tercapai sedangkan pada siklus II sudah dinyatakan berhasil karena semua indikator sudah tercapai dan peneltian ini dikatakan tuntas.
Skripsi & TesisAnalisis tingkat kemampuan menyelesaikan masalah dalam menyelesaikan soal cerita sistem persamaan linier dua variabel (SPLDV) berdasarkan taksonomi Solo di SMPN 1 Minasatene
Nurwahdah, 2022. Analisis Tingkat Kemampuan Pemecahan Masalah dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel di SMP Negeri 1 Minasatene. Skripsi. Dibimbing oleh Ahmad Budi Sutrisno, dan Andi Yunarni Yusri, Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Andi Matappa Pangkep. Penelitian ini berfokus untuk menggambarkan tingkat kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan soal cerita sistem persamaan linear dua variabel. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian terhadap 5 siswa kelas VIII.A tahun ajaran 2021/2022 di SMP Negeri 1 Minasatene. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen tes dan wawancara. Triangulasi dalam pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi waktu dan sumber. Hasil Penelitian menunjukkan pada; (1) subjek A berada pada tahap prastruktural (2) subjek B berada pada tahap unistruktural (3) subjek C berada pada tahap multistruktural (4) subjek D berada pada tahap relasional dan (5) subjek E berada pada tahap extended abstrak.
Skripsi & TesisPengaruh Penerapan Konseling REBT Untuk Mereduksi Nomophobia Pada Siswa SMK Negeri 7 Pangkep
SYAMSURYA. MZ, 2023. Pengaruh Penerapan Konseling REBT Untuk Mereduksi Nomophobia Pada Siswa SMK Negeri 7 Pangkep Dibimbing oleh Ahmad Yusuf, sebagai pembimbing 1 dan Hj. Harmini Abbas, sebagai pembimbing 2. Program Studi Bimbingan Dan Konseling, Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa. Masalah yang diabahas dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana gambaran pelaksanaan REBT untuk mereduksi Nomophobia di SMK 7 Pangkep? 2) Bagaimana gambaran perilaku nomophobia siswa SMK 7 Pangkep sebelum dan sesudah diberikan penerapan teknik REBT? 3). Apakah ada pengaruh penerapan REBT untuk mereduksi perilaku Nomophobia di SMK 7 Pangkep? Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui gambaran penerapan konseling Rational Emotive Behavior Theraphy (REBT) untuk mereduksi nomophobia di SMK 7 Pangkep. 2) Untuk mengetahui gambaran perilaku nomophobia siswa SMK 7 Pangkep sebelum dan sesudah diberikan teknik REBT. 3) Untuk mengetahui ada pengaruh penerapan Rational Emotive Behavior Theraphy (REBT) untuk mereduksi perilaku nomophobia di SMK 7 Pangkep. Jenis pendekatan penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan jenis penelitian eksperimen, dimana jumlah populasi berjumlah 112 siswa dan jumlah sampel 20 siswa kelas XI TKJ. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi. Hasil analisis statistik deksriptif menunjukkan bahwa skor nilai pretest nomophobia siswa sebelum diterapkan teknik REBT diperoleh nilai rata-rata sebesar 87.65 dengan nilai mainimum 74 dan nilai maximum sebesar 101. Sedangkan skor nilai posttest setelah diterapkan teknik REBT diperoleh nilai rata-rata sebesar 46.50 dengan nilai minimum 38 dan nilai maximum sebesar 57. Berdasarkan hasil statistik perhitungan uji Wilcoxon signed ranks test menggunakan bantuan program SPSS versi 20, maka diperoleh Nilai Z yaitu 3.924 dengan p-value (Asymp Sig. (2-tailed)) yaitu 0,000 < 0.05, sehingga H0 ditolak, maka disimpulkan bahwa terjadi penurunan nomophobia Siswa setelah mengikuti layanan konseling kelompok dengan teknik Rational Emotional Behavioral Teraphy (REBT). Hal ini berarti bahwa penerapan teknik Rational Emotional Behavioral Teraphy (REBT) dapat mereduksi nomophobia siswa SMK Negeri 7 Pangkep.
Skripsi & TesisPenerapan Model Pembelajaran Investigasi Kelompok dengan Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMPN 6 Satap Pulau Samatellu Lompo
RISMA, 2023. Penerapan Model Pembelajaran Invetigasi kelompok dengan Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMPN 6 SATAP Pulau Samatellu Lompo. Skripsi ini Dibimbing oleh Vivi Rosida dan Ir. Herman Alimuddin, Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan model pembelajaran Invetigasi kelompok dengan Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMPN 6 SATAP P. Samatellu Lompo Masalah utama penelitian ini. 1). Berapa besar hasil belajar matematika siswa SMPN 6 SATAP Pulau Samatellu Lompo sebelum pelaksanaan investigasi kelompok dengan pendekatan contextual teaching learning. 2).Berapa besar hasil belajar matematika siswa SMPN 6 SATAP Pulau Samatellu Lompo setelah pelaksanaan investigasi kelompok dengan pendekatan contextual teaching learning. 3) Apakah terdapat pengaruh perbedaan hasil belajar matematika siswa SMPN 6 SATAP Pulau Samatellu Lompo sebelum dan setelah pelaksanaan investigasi kelompok dengan pendekatan Contextual Teaching Learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimental design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VII SMPN 6 SATAP Pulau Samatellu Lompo Tahun ajaran 2022/2023 dengan sampel penelitian sebanyak 18 siswa yang dipilih atas pertimbangan salah satu guru mata pelajaran matematika kelas VII (sampel Jenuh). Pengumpulan data menggunakan instrumen pretest dan posttest untuk memperoleh data tentang nilai matematika siswa dan hasil belajar siswa melalui tes tertulis. Semua data di analisis dengan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis statistik deksriptif menunjukkan bahwa skor nilai pretest matematika siswa sebelum diterapkan model pembelajaran Invetigasi kelompok dengan Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) diperoleh nilai rata-rata sebesar 33.78 dengan nilai maksimum 50 dan nilai minimum sebesar 15. Sedangkan skor nilai posttest setelah diterapkan model pembelajaran Invetigasi kelompok dengan Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) diperoleh nilai rata-rata sebesar 89.67 dengan nilai maksimum 100 dan nilai minimum sebesar 76. Berdasarkan hasil analisis inferensial, dilakukan pengujian hipotesis dengan uji-t melalui analisis paired samples test yang sebelumnya dilakukan uji persyaratan analisis yaitu uji normalitas. Hal ini menujukkan bahwa nilai π πππ < taraf signifikan πΌ = 0,000 < 0,05, sementara nilai π‘βππ‘π’ππ(β17,980) < π‘π‘ππππ(2,036), dan nilai uji gain (π) = 0,48 dalam indeks uji gain jika π β₯ 0,7 maka berada pada kategori tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran investigasi Kelompok dengan Pendekatan Contextual Teaching Learning terhadap Hasil Belajar Siswa di SMPN Negeri 6 SATAP Pulau Samatellu Lompo.
Skripsi & TesisPenerapan Model Pembelajaran Invetigasi kelompok dengan Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMPN 6 SATAP Pulau Samatellu Lompo
RISMA, 2023. Penerapan Model Pembelajaran Invetigasi kelompok dengan Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMPN 6 SATAP Pulau Samatellu Lompo. Skripsi ini Dibimbing oleh Vivi Rosida dan Ir. Herman Alimuddin, Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan model pembelajaran Invetigasi kelompok dengan Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMPN 6 SATAP P. Samatellu Lompo Masalah utama penelitian ini. 1). Berapa besar hasil belajar matematika siswa SMPN 6 SATAP Pulau Samatellu Lompo sebelum pelaksanaan investigasi kelompok dengan pendekatan contextual teaching learning. 2).Berapa besar hasil belajar matematika siswa SMPN 6 SATAP Pulau Samatellu Lompo setelah pelaksanaan investigasi kelompok dengan pendekatan contextual teaching learning. 3) Apakah terdapat pengaruh perbedaan hasil belajar matematika siswa SMPN 6 SATAP Pulau Samatellu Lompo sebelum dan setelah pelaksanaan investigasi kelompok dengan pendekatan Contextual Teaching Learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimental design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VII SMPN 6 SATAP Pulau Samatellu Lompo Tahun ajaran 2022/2023 dengan sampel penelitian sebanyak 18 siswa yang dipilih atas pertimbangan salah satu guru mata pelajaran matematika kelas VII (sampel Jenuh). Pengumpulan data menggunakan instrumen pretest dan posttest untuk memperoleh data tentang nilai matematika siswa dan hasil belajar siswa melalui tes tertulis. Semua data di analisis dengan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis statistik deksriptif menunjukkan bahwa skor nilai pretest matematika siswa sebelum diterapkan model pembelajaran Invetigasi kelompok dengan Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) diperoleh nilai rata-rata sebesar 33.78 dengan nilai maksimum 50 dan nilai minimum sebesar 15. Sedangkan skor nilai posttest setelah diterapkan model pembelajaran Invetigasi kelompok dengan Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) diperoleh nilai rata-rata sebesar 89.67 dengan nilai maksimum 100 dan nilai minimum sebesar 76. Berdasarkan hasil analisis inferensial, dilakukan pengujian hipotesis dengan uji-t melalui analisis paired samples test yang sebelumnya dilakukan uji persyaratan analisis yaitu uji normalitas. Hal ini menujukkan bahwa nilai π πππ < taraf signifikan πΌ = 0,000 < 0,05, sementara nilai π‘βππ‘π’ππ(β17,980) < π‘π‘ππππ(2,036), dan nilai uji gain (π) = 0,48 dalam indeks uji gain jika π β₯ 0,7 maka berada pada kategori tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran investigasi Kelompok dengan Pendekatan Contextual Teaching Learning terhadap Hasil Belajar Siswa di SMPN Negeri 6 SATAP Pulau Samatellu Lompo.