Perilaku Hiperaktif Siswa dan Penanganannya (Studi Kasus Terhadap 1 Orang Siswa di MAN Pangkep
Abstrak
Ayu Lestari Hasan, 2023. Perilaku hiperaktif dan penanganannya (Studi kasus pada siswa di MAN Pangkep). Skripsi. Dibimbing oleh Salmiati S.Pd., M.Pd dan A.Aztri Fithrayani Alam,Sh. Program studi Bimbingan Dan Konseling STKIP Andi Matappa. Penelitian ini menelaah perilaku hiperaktif siswa dan penanganannya (Studi kasus pada siswa di MAN Pangkep). Masalah utama peneliti ini adalah (1) bagaimanakah gambaran perilaku hiperaktif siswa di MAN Pangkep, (2) faktorfaktor apa sajakah yang menyebabkan siswa memiliki perilaku hiperaktif di MAN Pangkep, dan (3) Upaya apa yang dilakukan guru Bimbingan dan konseling dalam menangani perilaku hiperaktif siswa di MAN Pangkep. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus terhadap 1 orang siswa di MAN pangkep. Pengumpulan data dengan menggunakan instrument observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Gambaran perilaku hiperaktif siswa, yaitu mudah terganggu rangsangan dari luar, membolos dan jarang mengikuti proses belajar- mengajar, merasa takut jika membuat guru marah sehingga dia hanya diam dan tidak merespon ketika guru mengajukan pertanyaan, mengalihkan perhatian ketika guru melaksanakan proses belajar-mengajar, mengacuhkan perkataan orang tua ataupun guru, tidak peduli dengan nasehat dari siapapun, merobek buku temannya ketika tidak diberikan contekan, berbuat usil kepada teman-temannya, nilainya tidak memuaskan dan tergolong sangat rendah karena setiap ulangan selalu remedial. (2) Faktor-faktor yang menyebabkan siswa memiliki perilaku hiperaktif, yaitu pola asuh orang tua, ringan tangan kepada anak, faktor kesulitan ketika dilahirkan, faktor lingkungan, pengaruh pergaulan, kurangnya pengawasan dari orang tua, faktor ekonomi, faktor pemanjaan dan orientasi kesenangan, dan (3) Upaya yang dilakukan guru bimbingan dan konseling dalam menangani perilaku hiperaktif siswa, yaitu pemberian layanan informasi, konseling individu menggunakan pendekatan kontrak perilaku, melakukan komunikasi dengan orang tua siswa, memberikan motivasi, menasehati dengan lisan, dan memberikan penghargaan setiap melakukan hal baik.