Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Sarana Animasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Negeri 24 Taraweang
Abstrak
Rismawati, 2024. Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Animasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Negeri 24 Taraweang. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurusan Ilmu Pendidikan, STKIP Andi Matappa. Pembimbing I: Rahmat Kamaruddin, S.Pd., M.Pd. dan Pembimbing II: A. Jaya Alam, S.H., M.M. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media animasi terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) siswa kelas V SD Negeri 24 Taraweang. Masalah utama dalam penelitian ini diangkat dari rendahnya hasil belajar IPS siswa yang cenderung pasif serta penggunaan model pembelajaran konvensional yang belum memanfaatkan media interaktif secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian PreExperimental Design tipe One-Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian terdiri dari 18 siswa kelas V SD Negeri 24 Taraweang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes hasil belajar berupa soal pilihan ganda (pretest dan posttest) serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan mencakup analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji normalitas Shapiro-Wilk, uji hipotesis Paired Sample t-Test, dan analisis N-Gain). Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata (mean) siswa sebelum perlakuan (pretest) adalah sebesar 39,72 dengan kriteria sangat kurang (61,11% siswa berada pada kategori sangat kurang). Setelah diberikan perlakuan (posttest), nilai rata-rata siswa meningkat secara signifikan menjadi 79,44 dengan kriteria sangat baik (61,11% kategori sangat baik dan 38,89% kategori baik). Hasil uji normalitas menunjukkan data pretest (p=0,28>0,05) dan posttest ( p=0,35>0,05) berdistribusi normal. Hasil uji hipotesis (Paired Sample t-Test) memperoleh nilai signifikansi 0,000<0,05 (pโค0,05), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Peningkatan hasil belajar tersebut diperkuat oleh nilai rata-rata N-Gain ternormalisasi sebesar 0,79 yang berada dalam kategori tinggi (gโฅ0,70). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media animasi terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 24 Taraweang.