Analisis Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Pada Karangan Narasi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV SDN 39 Batiling
Abstrak
Kurnia, 2024.Analisis kesalahan penggunaan tanda baca pada karangan narasi siswa kelas IV SDN 39 Batiling.Skripsi dibimbing oleh A. Zam Immawan Alam, dan Khaerun Nisa Tayyibu Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan penggunaan tanda baca siswa kelas IV SDN 39 Batiling. Masalah utama penelitian ini adalah faktor-faktor yang menyebabkan kesalahan penggunaan tanda baca siswa kelas IV SDN 39 Batiling. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif dilakukan terhadap5 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas IV SDN 39 Batiling. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen wawancara siswa, dan soal tes hasil belajar.Analisis data dengan melaluitahap reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan penggunaan tanda titik dan koma sering terjadi karena siswa tidak memberi tanda titik pada akhir kalimat pernyataan,kesalahan penggunaan tanda titik tersebut terjadi karena siswa tidak memberi tanda titik pada akhir kalimat pernyataan. Kesalahan penggunaan tanda koma disebaban karena siswa tidak menggunakan tanda koma diantara unsur-unsur dalam suatu pemerincian.Kesalahan penggunaan tanda hubung disebabkan karena tidak menggunakan tanda hubung untuk menandai bagian kata yang terpenggal oleh pergantian baris dan tidak meggunakan tanda hubung untuk menyambung unsur kata ulang.Kesalahan penggunaan tanda seru disebabkan karena siswa tidak menggunakan tanda seru untuk menandai kalimat setelah ungkapan atau pernyataan yang berupa seruan atau perintah. Adapun kesalahan penggunaan tanda Tanya disebabkan karena menggunakan tanda Tanya itu sendiri pada akhir kalimat pernyaaan,seharusnya menggunakan tanda titik.