Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Melalui Model Pembelajran PBL (Problem Based Learning) Pada Mata Pelajaran IPAS di Kelas V SD Negeri 22 Tondongkura
Abstrak
Herlisabana, 2024. Peningkatan Kemampuan Berfikir Kritis Melalui Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) Pada Mata Pelajaran IPAS di Kelas V SD Negeri 22 Tongdongkura. Skripsi dibimbing oleh Ahmad Budi Sutrisno dan H.Muhammad Zaid Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini menelaah peningkatan kemampuan berfikir kritis melalui model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) pada mata pelajaran IPAS di kelas V SD Negeri 22 Tongdongkura. Tujuan penelitian ini yaitu: mengetahui peningkatan kemampuan berfikir kritis melalui model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) pada mata pelajaran IPAS di kelas V SD Negeri 22 Tongdongkura. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) terhadap 21 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas V di SDN 22 Tondongkura Tahun Ajaran 2023/2024. Pengumpulan data dengan menggunakan tes kemampuan berfikir kritis dan observasi keterlaksanaan pembelajaran. siklus yang dirancang untuk mengamati, merencanakan, bertindak, dan merefleksikan hasil dari tindakan yang dilakukan. Setiap siklus biasanya terdiri dari beberapa tahap, termasuk pengumpulan data yang penting untuk evaluasi dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Hasil Penerapan model PBL menunjukkan peningkatan kemampuan berfikir siswa. Peningkatan berfikir siswa ditunjukkan dengan peningkatan perolehan rata-rata pada setiap siklus. Rata-rata nilai kemampuan berfikir siswa pada siklus I mencapai 33,33%, Rata-rata nilai pada siklus II mencapai 93,83% sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan berfikir siswa meningkat. Hasil analisis dari pembahasan pertemuan pertama dan kedua pada siklus I dan siklus II maka dapat dinyatakan bahwa model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan kemampuan berfikir siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V di SD Negeri 22 Tondongkura dapat membuat berfikir kritis siswa meningkat.