Penggunaan Metode Pembelajaran brainstorming terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran IPA materi daur Air kelas V di SD Negeri 5/33 Mattoangin
Abstrak
Harvina Kadir, 2021. Penggunaan Metode Pembelajaran Brainstorming Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Pada Pembelajaran IPA Materi Daur Air Kelas V di SD Negeri 5/33 Mattoangin. Skripsi. Dibimbing oleh Salmiati dan A. Jaya Alam Passalowongi. Program studi Pendidikan guru sekolah dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini menelaah Penggunaan Metode Pembelajaran Brainstorming Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Pada Pembelajaran IPA Materi Daur Air Kelas V di SD Negeri 5/33 Mattoangin. Masalah utama penelitian ini adalah : (1). Bagaimana tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa kelas V dalam pembelajaran IPA materi Daur Air sebelum dan sesudah penggunaan metode brainstorming di SDN 5/33 Mattoangin. (2). Apakah ada pengaruh penggunaan metode brainstorming terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran IPA materi Daur Air siswa kelas V di SDN 5/33 Mattoangin. Tujuan penelitian ini yaitu : (1) Untuk Mengetahui tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa kelas V dalam pembelajaran IPA Materi Daur Air sebelum dan sesudah penggunaan metode brainstrorming Di SDN 5/33 mattoangin. (2) Untuk Mengetahui Pengaruh Penggunaan Metode brainstorming terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran IPA Materi Daur Air siswa kelas V SDN 5/33 mattoangin. Metode penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif dengan true-ekserimental design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik di SD Negeri 5/33 Mattoangin. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling dengan sampel kelas V-B sebagai kelas eksperimen dan kelas VA sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes berupa soal pulihan ganda untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif peserta didik, serta lembar observasi keterlaksanaan metode Brainstorming dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitan menunjukkan bahwa : (1) Tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa kelas V -A dalam pembelajaran IPA sebelum penggunaan metode brainstorming dengan 42,85% kurang aktif. Sedangkan Tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa kelas V-B dalam pembelajaran IPA sesudah penggunaan metode brainstorming dengan 66,67% kreatif. (2) hasil statistik inferensial dengan menggunakan SPSS versi 20 diperoleh Sig(2.Tailed)< ฮฑ atau (0,000 < 0,05), maka berdasrkan kriteria pengujian dapat dikatakan bahwa metode brainstorming berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif IPA di SD Negeri 5/33 Mattoangin.