Uraian Kesulitan dalam Penyelesaian Soal Matematika Berbasis Higher Order Thinking Skill (HOTS) pada Siswa Kelas XI IPA 5 SMA Negeri 3 Pangkep
Abstrak
ST.AMINAH HAFSARI. 2020. ‘’ DESKRIPSI KESULITAN DALAM PENYELESAIAN SOAL MATEMATIKA BERBASIS HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) PADA SISWA KELAS XI IPA 5 SMA NEGERI 3 PANGKEP.” Skripsi. Jurusan Pendidikan Matematika. Sekolah tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa. (Dibimbing Oleh Firdha Razak, S.Pd.,M.Pd dan Andi Yunarni Yusri, S.Pd.,M.Pd). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran kesulitan siswa dalam penyelesaian soal matematika berbasis higher order thinking skill (HOTS) pada siswa kelas XI IPA 5 SMA Negeri 3 Pangkep 2019/2020. Kelas subyek dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA 5 pengambilan subyek dilakukan dengan memberikan tes soal HOTS kemudian dari hasil tersebut dipilih 6 subjek penelitian berdasarkan kategori yang ada. Teknik pengumpulan data terdiri dari non tes (pedoman wawancara) dan tes (tes berbasis HOTS). Kesulitan yang dianalisis dikategorikan berdasarkan indikator kesulitan. Kesulitan yang terjadi adalah kesulitan dalam mengingat/memahami fakta, kesulitan dalam memahami konsep, kesulitan dalam memahami prinsip dan kesulitan dalam mengaplikasikan prinsip (konsep-konsep). Hasil penelitian ini menunjukkan subjek pada kategori rendah mengalami kesulitan pada semua soal dan pada semua indicator yaitu kesulitan dalam mengingat/memahami fakta, kesulitan dalam memahami konsep, kesulitan dalam memahami prinsip dan kesulitan dalam mengaplikasikan prinsip (konsep-konsep), subyek pada kategori sedang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal dalam aspek mengkreasi dengan indikator kesulitan yaitu kesulitan dalam mengingat/memahami fakta, kesulitan dalam memahami konsep, kesulitan dalam memahami prinsip dan kesulitan dalam mengaplikasikan prinsip (konsep-konsep) dan subyek pada kategori tinggi mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal nomor 5 terkait aspek mengkreasi dengan indikator kesulitan dalam mengingat/memahami fakta, kesulitan dalam memahami konsep, kesulitan dalam memahami prinsip dan kesulitan dalam mengaplikasikan prinsip (konsepkonsep)