Studi tentang Kesulitan Belajar dan Penanganannya Melalui Konseling Individu pada Siswa SMK Negeri 3 Pangkep
Abstrak
Ratnawati, 2019. Studi tentang kesulitan belajar dan penanganannya melalui konseling individu pada siswa SMK Negeri 3 Pangkep. Dibimbing oleh: Bapak Pattola Muhajir dan Bapak Putra Jaya, Program Studi Bimbingan dan Konseling STKIP A. Matappa. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah:1) Bagaimanakah gambaran kesulitan belajar pada siswa di SMK Negeri 3 Pangkep? 2) Faktor-Faktor apa sajakah yang menjadi penyebab kesulitan belajar siswa di SMK Negeri 3 Pangkep ? 3) Apakah layanan konseling individu dapat membantu mengatasi kesulitan belajar siswa di SMK Negeri 3 Pangkep?. Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui gambaran kesulitan belajar pada siswa di SMK Negeri 3 Pangkep. 2) Untuk mengetahui faktor yang menjadi penyebab kesulitan belajar siswa di SMK Negeri 3 Pangkep ?, 3) Untuk mengetahui apakah layanan konseling individu dapat membantu mengatasi kesulitan belajar siswa di SMK Negeri 3 Pangkep? Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Wawancara, dokumentasi dan observasi , dengan subjek penelitian sebanyak 2 orang siswa dari seluruh kelas XI SMK Negeri 3 Pangkep. Jenis penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, maka hasil penelitian ini adalah: 1) Gambaran Masalah MR dan RN yaitu kurang memahami pola pembelajaran dan kurang memahami guru menjelaskan materi dengan lancar dan tidak dapat dipahami oleh siswa sehingga mengakibatkan MR mengalami kesulitan belajar dan berdampak negatif terhadap pelajarannya yaitu dimana nilai rata-rata yang diperoleh oleh MR berada dibawah rata-rata. Sedangkan RN dikarenakan bosan dengan pelajaran dan tugas-tugas sekolah yang menumpuk untuk dikerjakan. 2) Masalah-masalah yang dihadapi oleh kasus MR adalah faktor emosi mengalami kejenuhan belajar kurang memahami pola belajar yaitu sering mengantuk didalam kelas pada saat proses belajar mengajar berlangsung, sedangkan RN disebabkan kumpul dengan orangtuanya sampai larut malam dan mengakibatkannya sering kali terlambat bangun pagi, 3) Upaya penanganan melalui layanan konseling individu dalam membantu siswa kesulitan belajar yaitu dengan memberikan layanan konseling individu dimana peneliti atau guru BK sebagai konsultan, orangtua siswa sebagai konsulti bersama-sama menangani masalah yang dihadapi oleh siswa sehingga lambat dalam belajar secara berkesinambungan sehingga siswa kasus memperoleh kemampuannya sendiri untuk mengentaskan masalahnya. Dengan kemungkinan dari pihak konsulti maka MR dan RN bertanggung jawab mengentaskan masalahnya. Layanan konseling individu efektif mengentaskan masalah slow leaner MR dan RN di SMK Negeri 3 Pangkep